INILAMPUNGCOM --- Kegiatan perbaikan jalan sejak awal bulan Ramadhan 1446 H pada beberapa titik yang menjadi konsentrasi Pemprov Lampung, berhasil dilaksanakan dengan baik oleh Dinas BMBK.
Meski demikian, masih banyak ruas jalan strategis yang perlu segera ditangani. Salah satunya di Pekon Tanjungraya, Kecamatan Sukau, Kabupaten Lampung Barat.
Seperti video yang beredar Rabu (2/4/2025) petang, saat hujan deras Kepala Pekon Tanjungraya berdiri di tengah jalan yang tertutup air setinggi 1 meter. Ia menyampaikan permohonan kepada Gubernur Mirza dan Wagub Jihan untuk dapat segera memperbaiki ruas jalan lintas antara Liwa – Ranau tersebut.
“Kami selaku aparat desa atau aparat pekon, memohon kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur untuk segera menangani jalan lintas Liwa-Ranau yang seperti kita lihat saat ini mengalami banjir dengan kedalaman sekitar 1 meter,” kata pria memakai jas hujan dan berdiri di tengah jalan itu dalam video yang beredar luas.
Pada bagian sisi kiri kanan dan belakang pria yang mengaku Kepala Pekon Tanjungraya, Kecamatan Sukau, Lampung Barat, itu tampak genangan air memenuhi sepanjang ruas jalan sekitar 100 meter, dan beberapa kendaraan tengah berlalulalang menerjang air bah.
Menurut agendanya, Pemprov Lampung telah merencanakan perbaikan jalan yang menghubungkan Liwa dengan Provinsi Sumatera Selatan. Bahkan, beberapa spanduk yang menyatakan akan segera dilakukan perbaikan pada ruas jalan itu sudah terpasang pada beberapa titik.
Setengah Bagus.
Sebelumnya, saat acara Buka Puasa Bersama dengan Pemred Club di Hotel Akar, Bandar Lampung, Sabtu (22/3/2025) lalu, Gubernur Mirza menegaskan bahwa perbaikan beberapa ruas jalan provinsi yang dikebut oleh Dinas BMBK Lampung menjelang Lebaran Idul Fitri 1446 H merupakan langkah awal guna mewujudkan infrastruktur jalan yang maksimal pada tahun depan.
“Kalau mau dibagusin semua, kita butuh dana Rp 4 triliun. Dana yang bisa digunakan saat ini hanya Rp 450 miliar. Jadi, yang penting merata dulu perbaikannya. Kalau bicara kualitas, setengah dulu bagusnya untuk sekarang, kedepan baru bener-bener dibagusin,” kata Gubernur Mirza.
Diakui, dirinya harus menentukan pilihan. Apakah memaksimalkan perbaikan namun hanya pada ruas jalan tertentu saja, ataukah memperluas ruas jalan yang diperbaiki dengan kondisi setengah bagus terkait kesiapan anggaran Rp 450 miliar tersebut.
“Akhirnya saya memutuskan, yang penting memperbanyak perbaikan jalan di tempat-tempat strategis, yang banyak dibutuhkan masyarakat, utamanya menjelang arus mudik dan balik Lebaran nanti, sekaligus mempermudah sarana transportasi masyarakat dalam mengembangkan perekonomiannya,” imbuh Mirza didampingi Kepala BPKAD Marindo Kurniawan, Kepala Diskominfotik Achmad Syaefullah, dan beberapa pejabat lainnya. (fjr/inilampung)