Transaksi Tol Nontunai Gagal Tekan Antrean

0
104
Gerbang tol nontunai. (istimewa)

INILAMPUNG.Com: Program otomatisasi pintu tol menggunakan uang elektronik dinlai gagal menekan antrean kendaraan di pintu tol. Buktinya, antrean panjang masih terjadi seperti sebelum penerapan transaksi nontunai.

Pernyataan Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi itu sekaligus membantah klaim pengelola jalan tol tentang keberhasilan program otomatisasi gerbang tol dengan uang plastik.

”Pernyataan pengelola jalan tol bahwa otomatisasi bisa menghemat waktu transaksi di gardu tol 90 persen hingga 100 persen, secara kasat mata tidak terbukti,” ujar Tulus, Kamis (02/11/17).

Menurut Tulus, sejak transaksi dengan uang plastik di gardu tol diberlakukan, masih terlihat antrean panjang pembayaran, seperti sebelum pemberlakuan otomatisasi. Itu artinya, otomatisasi yang dimaksudkan untuk memangkas antrean kendaraan telah gagal alias tidak berjalan efektif.

Pada sisi lain, justru muncul banyak permasalahan dalam penerapan otomatisasi di jalan tol. Dia mencontohkan, alat pembaca kartu uang elektronik yang lambat membaca bahkan macet karena gagal membaca, serta masih banyak pengguna jalan tol yang belum terbiasa menggunakan uang elektronik, sehingga memerlukan waktu lebih lama untuk menempel di mesin pembaca kartu.

Karena itu, dia menilai, penerapan otomatisasi di jalan tol dengan transaksi menggunakan uang elektronik tidak berdampak apapun bagi penguna jalan tol. Bahkan, secara kasat mata, tak ada bedanya menggunakan uang elektronik atau manual dalam membayar tol. (s-ilc/him)

LEAVE A REPLY