{{ message }}

Muli Berhijab Hangat dan Ceriakan Tugu Adipura Bandar Lampung


[caption id="attachment_46346" align="alignnone" width="300"]Ratusan pemuda dan pemudi tampil gagah dan cantik dengan pakaian islamis dalam Gemar 2017 Ratusan pemuda dan pemudi tampil gagah dan cantik dengan pakaian islamis dalam Gemar 2017[/caption]Oleh Pakho MATAHARI enggan menampakkan diri. Udara dingin menyelimuti Kota Bandar Lampung, Minggu (12/2). Suasana berubah hangat, ceria, dan semakin indah dengan kehadiran ratusan muli cantik dan meranai tampan pada car free day (CFD) Tugu Adipura. Para muli (gadis) dan meranai (bujang) sudah bersiap-siap tampil cantik dan keren sejak selesai solat subuh. Mereka datang dari berbagai penjuru Lampung dan sudah berkumpul di perempatan Tugu Adipura yang juga dikenal dengan sebutan Tugu Gajah[caption id="attachment_46341" align="alignnone" width="300"]Ratusan pemuda dan pemudi meriahkan Gemar 2017 di Tugu Adipura, Bandar Lampung, Minggu (12/2) Ratusan pemuda dan pemudi meriahkan Gemar 2017 di Tugu Adipura, Bandar Lampung, Minggu (12/2)[/caption], pukul 06.00. Para pemuda-pemudi menarik perhatian setiap orang yang melintas perempatan pusat Kota Bandar Lampung. Para gadis tampil cantik dengan pakaian indah yang didominasi warna pink dan ungu. Para pemuda tak mau kalah keren. Mereka tampil gagah dengan celana berpotongan pencil, baju putih dibalut jas warna gelap. Rambut mereka juga dipotong cepak khas ala potongan barber shop. Sambil membawa poster komunitas dan ajakan berpakaian islamis, mereka menyimak orasi yang mengajak setiap muslim untuk tetap cantik dan keren dengan pakaian islamis. Para pemuda tampan dan para pemudi cantik itu ramai-ramai "mejeng" dengan pakaian cantik dan gagahnya yang islamis dalam rangka Gerakan Menutup Aurat (Gemar) 2017 di Provinsi Lampung. Mereka yang datang dari berbagai komunitas bersemangat ingin menunjukkan bahwa setiap orang dapat tampil cantik dan keren tanpa harus mempertontonkan auratnya. "Ao ayo ayo berhijablah, kuingin kita masuk surga,” teriak seorang gadis. Penanggungjawab kegiatan, Juli mengatakan bahwa Gerakan Menutup Aurat bersifat nasional. Di Lampung, katanya, dilaksanakan di Tugu Adipura dari pukul 06.00 sampai pukul 10.00. Dia merasa bahagia karena semakin banyak kesadaran pemudi dan pemuda untuk berpakaian islamis. " Kegiatan kali ini didukung Lembaga Dakwah Kampus se-Lampung," ujarnya. “Wah, berjilbab semua ya perempuannya,” ujar seorang wanita tak berjilbab yang tampak kagum menyaksikan kegiatan tersebut sambil jalan sehat menuju Lapangan Enggal. Juli mengatakan berjilbab merupakan kewajiban setiap muslimah. Yang pria juga, ada batasan auratnya, misalnya tak boleh pakai celana pendek di atas dengkul. Dia berharap kegiatan tersebut menginspirasi mereka belum menutup aurat bisa teredukasi untuk menutup auratnya. "Semoga semakin banyak orang yang saling mengingatkan dalam kebenaran dan kebaikan," katanya. Juli berharap kegiatan Gemar diharapkannya berdampak positif bagi masyarakat Lampung. Ada 16 LDK yang memeriahkan Gemar 2017. Mereka adalah Al Banna Polinela, Birohmah Unila, Al Ihlah IAIN Metro, Ar rahman Teknokrat, Al hidayah UBL, Rohima malahayati, Generasi Rabbani STKIP Kotabumi, Bapinda UIN Raden Intan, As Salam Darmajaya, Al Kindi Poltekes, Ar Royyan STKIP Kotabumi, Averroes Ibnu Rusyd Kota Bumi, Madani Itera, Ad-dura Umitra, Barisk al Fatih AMIK Master, An Naml Panca Bhakti. Gemar 2017 didukung oleh komunitas Peduli Jilbab Lampung, ODOJ Lampung, HOTS (Hafidz On The Street) Lampung, JJE (Jalan-Jalan Edukasi), GK Lampung, FKAR Bandar Lampung, KAMMI Bandar Lampung, HisCom (Hijab Syar'i Comunity), OjeSa, RZ Lampung, FLP Bandar Lampung, Kopfi, IIBF, Abata Shop, Al Faruq Generation, Omah Isti Shop, Sai Radio 100 FM, Lazis Dewan Dakwah Lampung,Robbani (INILAMPUNG.Com-4)

Terpopuler