Fitron: Dinasti Tak Hanya di Banten

INILAMPUNG.Com — Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah kini dituding melanggengkan sistem politik dinasti.

Juru Bicara Keluarga Atut, Fitron Nur Ikhsan mengatakan soal dinasti politik keluarga Ratu Atut di Banten harus dilihat secara adil, dalam arti jangan hanya terfokus ke Banten.  Sebab, daerah lain terdapat sistem yang serupa:  pemerintahan diisi oleh para keluarga atau kekerabatan (politik dinasti). Dan, untuk Banten tak ada salah.

Fitron menilai tidak ada yang salah dengan kedinastian keluarga Atut. Pasalnya, secara konstitusional, tidak ada larangan bagi keluarga untuk menjadi kepala daerah.  ”Tidak adil juga kalau melihat dinasti itu hanya di Banten,” kata Fitron dalam diskusi di Jakarta, Sabtu (12/10).

“Secara konstitusi tidak dilarang, akan tetapi ketika konstitusinya melarang, saya yakin itu akan menjadi perbaikan ke depan,” katanya.

Karena Jawara
Juru Bicara Keluarga Atut, Fitron Nur Ikhsan menjelaskan mengapa keluarga Atut bisa menguasai Banten.

Dalam diskusi yang digelar di kawasan Cikini, Jakarta Pusat itu, Fitron menerangkan keluarga Atut bisa menangi banyak Pilkada di Banten karena memiliki keterikatan dengan akar rumput.

Pas ada pilkada langsung selalu menang karena punya grass root (akar rumput, Red),” kata Fitron, Sabtu (12/10).

Grass root itu, kata Fitron dibangun sejak dahulu kala oleh ayah Atut, Tubagus Chasan Sochib yang merupakan pengusaha dengan bendera PT Ciomas Raya. Perusahaan yang berdiri sejak tahun 1966 ini kemudian berkembang pesat dan mendapat proyek bernilai ratusan juta rupiah.

Ayah Atut sangat menghargai kesenian dan kebudayaan lokal. Para jawara Banten dipelihara sedemian rupa sehingga membentuk akat rumput yang kuat.

“Setiap ada pesta, selalu ada debus,ada jawara,” kata Fitron.

Di masa pilkada secara langsung, akar rumput inilah yang kemudian menjadi penentu kemenangan Atut dan keluarganya. (*/beritasatu)

Komentari Berita Ini

Your email address will not be published.

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>