{{ message }}

Fieldtrip Jurnalistik, Wartawan Diminta Kampanyekan Sanitasi

Rabu, 9 Oktober 2019 - 07:23:18 AM | 143 | Sex & Kesehatan

Fieldtrip Jurnalistik, Wartawan Diminta Kampanyekan Sanitasi
Bupati Pringsewu Sujadi saat menerima kunjungan wartawan dari berbagai media. Foto. Tyo.

INILAMPUNG.com - Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) Provinsi Lampung mengajak sejumlah wartawan lokal dan nasional memotret dan mengkampanyekan sanitasi lingkungan.

Kegiatan yang dikemas dalam Fieldtrip (perjalanan) Jurnalistik itu, para wartawan dari media cetak, elektronik, dan siber diajak mengunjungi Kabupaten Pringsewu, Waykanan, dan Kota Bandarlampung.

Menurut Direktur YKWS Febrilia Ekawati, selama tiga hari di Lampung, para jurnalis itu akan mendatangi tempat-tempat yang berhubungan dengan sanitasi, seperti Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT).

Selain itu, juga melihat IPAL Komunal dan kondisi sanitasi masyarakat Pekon Wonodadi, Kecamatan Gadingrejo, Pringsewu, lalu ke Kampung Balisadar Kecamatan Banjit, Kabupaten Waykanan.


"Selain itu, kami juga akan mengajak para jurnalis melihat keindahan Curup Gangsa yang ada di Kabupaten Waykanan," ujarnya saat berkunjung ke Kabupaten Pringsewu, Rabu (9-10-2019).

Febrilia Ekawati menambahkan, dari 15 kabupaten/kota di Indonesia yang masuk rangkaian kegiatan ini, baru dua kabupaten di Provinsi Lampung yang telah dideklarasikan sebagai daerah yang terbebas dari perilaku buang air besar di sembarang tempat atau open defecation free (ODF). "Yakni Kabupaten Pringsewu pada tahun 2017 dan Kabupaten Waykanan di tahun 2019," imbuhnya.

"Kami ingin, para jurnalis memotret kondisi sanitasi di daerah untuk dikampanyekan agar masyarakat turut menciptakan lingkungan yang bersih dan tidak kumuh," katanya.

"Sebarluaskan pembelajaran startegi pencapaian universal akses sanitasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Pringsewu dan Kabupaten Waykanan dalam mencapai ODF," jelasnya.

Sementara Bupati Pringsewu Sujadi, saat menerima kunjungan para wartawan di Gedung IPAL Komunal, Pekon Rejosari, menilai penting keterlibatan media melibatkan informasi positif tentang sanitasi.

"Meida bisa menjadi alat kampanye agar masyarakat melakukan perubahan perilaku dalam peningkatan kualitas sanitasi dan lingkungannya," papar Sujadi.

Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Dinas PU Pringsewu Andi Purwanto, Kadis Kesehatan Purhadi, Kadis Lingkungan Hidup Emil Riadi, Kepala Pekon Rejosari Mispan dan Ketua KSM Rejosari Hotman. (tyo).



Terpopuler