{{ message }}

Pererat Silaturahmi, Brigif 4 Marinir Ajak Jurnalis Latihan Menembak

Jum'at, 27 September 2019 - 10:24:48 AM | 184 | Olahraga

Pererat Silaturahmi, Brigif 4 Marinir Ajak Jurnalis Latihan Menembak
Menembak di Markas Brigif 4 Marinir Berdiri Sendiri di Piabung, Pesawaran. Foto. Ist.

INILAMPUNG.com - Untuk mempererat jalinan silaturahmi, Brigade Infanteri (Brigif) 4 Marinir/Berdiri Sendiri mengajak para jurnalis di Lampung untuk latihan menembak.

Kegiatan berlangsung di Lapangan Tembak Markas Brigif 4 Marinir/BS, Piabung, Pesawaran, Jumat (27-9-2019).

Tak hanya latihan menembak, para jurnalis juga diajak mengelilingi Markas Brigif 4 Marinir/BS dengan menaiki tank.

Komandan Brigif (Danbrigif) 4 Marinir/BS Kolonel (Mar) Ahmad Fajar mengatakan, kegiatan itu merupakan ajang mempererat silaturahmi dengan para jurnalis di Lampung.

"Sebuah kebanggaan bagi kami, bapak-ibu sekalian bisa hadir di sarang harimau ini. Silaturahmi semacam ini merupakan keinginan kami sejak lama, akhirnya terwujud, meskipun waktunya mendadak," kata Danbrigif dalam sambutannya.

Dia menambahkan, dengan adanya silaturahmi tersebut maka para jurnalis bisa mengetahui lebih dekat bahwa Marinir tidak sesangar apa yang dibayangkan.

Meski demikian, Ahmad Fajar menegaskan bahwa menjadi seorang prajurit tempur adalah tugas dan amanah mulia yang diberikan oleh negara.

Menurut A. Fajar, pihaknya juga terus berusaha untuk berlatih meningkatkan profesional pasukan tempur. Karena Indonesia akan menjadi bangsa besar dan ditakuti jika memiliki kekuatan militer yang sangat kuat.

“Saya yakin jika teman-teman ikut mendukung dan bersinergi bersama Indonesia akan luar biasa. Maka kita jaga selalu Indonesia ini, karena ada kekuatan-kekuatan besar yang menginginkan Indonesia ini tidak jadi negara besar, maka kita harus selalu jaga Indonesia," serunya.

Usai sambutan Danbrigif, tiba waktunya berlatih menembak bersama. Pertama kali, para jurnalis diajarkan jara memegang senjata. Selanjutnya diajarkan pula cara menggunakan senjata, mulai dari memasukkan amunisi, hingga cara membidik dan menembak sasaran dengan tepat.

Kemudian secara bergantian masing-masing jurnalis menembak ke arah sasaran, bersama-sama dengan beberapa orang tentara marinir sebagai pemandu. (red).




BERITA LAINNYA

Terpopuler