{{ message }}

Pemkab Pringsewu Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Selasa, 10 September 2019 - 06:41:42 AM | 154 | Sex & Kesehatan

Pemkab Pringsewu Gelar Vaksinasi Rabies Gratis
Ilustrasi. Foto. Ist.

INILAMPUNG.com - Masyarakat Kabupaten Pringsewu yang memelihara hewan penular rabies (HPR), seperti anjing, kucing, dan kera agar memvaksinasikan hewannya.

Ingin memperoleh vaksinasi rabies gratis? Silakan datang ke Aula Kolam Renang Paris, Fajaresuk, Pringsewu pada Sabtu, 28 September mendatang.

Menurut Wakil Bupati Pringsewu Fauzi, memperingati Hari Rabies se-Dunia 2019, Dinas Pertanian Kabupaten Pringsewu akan mengadakan vaksinasi rabies massal secara gratis.


Fauzi mengimbau masyarakat Pringsewu untuk memanfaatkan kesempatan baik tersebut. "Ini merupakan kesempatan bagus untuk masyarakat guna memperoleh pelayanan kesehatan dan perawatan hewan kesayangan, apalagi ini tanpa dipungut bayaran," ujarnya, Selasa (10-9-2019).

Fauzi juga meminta masyarakat untuk dapat menghubungi petugas kesehatan terdekat manakala mendapati warga maupun hewan di sekitar tempat tinggal yang disinyalir tertular atau membawa virus penyakit rabies.

"Informasikan juga ke masyarakat luas jika Pemkab Pringsewu akan menggelar vaksinasi rabies massal tanpa dipungut biaya," pintanya.

Hari Rabies Sedunia (HRS) yang diperingati setiap 28 September adalah hari untuk mengenang ahli kimia dan mikrobiologi asal Perancis, Louis Pasteur, yang mengembangkan vaksin Anti rabies untuk yang pertama kali.

Rabies adalah penyakit menular akut yang menyerang susunan saraf pusat disebabkan oleh Lyssa virus, yang menyerang manusia dan hewan. Rabies ditularkan kepada manusia melalui gigitan atau jilatan pada luka terbuka oleh hewan yang menderita rabies. Penyakit ini bersifat fatal atau selalu diakhiri dengan kematian namun dapat di cegah.

Hewan yang dapat menularkan rabies adalah hewan berdarah panas terutama anjing, kucing, kera, dan kelelawar. Namun demikian, hewan ternak seperti sapi, kambing dan domba pun dapat menderita rabies apabila digigit oleh hewan penular rabies.

Di Indonesia, upaya mengendalikan penyakit rabies dilaksanakan secara terintegrasi, baik peternakan untuk penanganan hewan penularnya, serta kesehatan untuk menangani penderita rabies akibat gigitan hewan pembawa rabies pada manusia. (tyo).



Terpopuler