{{ message }}

Kades dan Karang Taruna Dibekali Ilmu Marketing Online

Sabtu, 7 September 2019 - 12:29:32 PM | 294 | Bisnis

Kades dan Karang Taruna Dibekali Ilmu Marketing Online
Silaturahmi aparat desa dan Karang Taruna dengan Fauzi. Foto. Tyo.

INILAMPUNG.com - Kepala pekon (desa) dan jajaran Karang Taruna di Kabupaten Pringsewu diminta terus berinovasi memanfaatkan potensi desa untuk berwirausaha --seperti pariwisata-- dengan menggunakan dana desa.

Selain itu, kepala desa (kades) dan Karang Taruna harus manfaatkan teknologi informasi untuk mempromosikan usahanya agar cepat berkembang. Seperti berpromosi melalui media sosial.

Demikian antara lain yang terungkap dalam silaturahmi para kades dan jajaran Karang Taruna dengan Wakil Bupati Pringsewu Fauzi di kediamannya, Kamis (5-9-2019) malam.

Dalam pertemuan itu, Fauzi menghadirkan pengusaha muda yang ahli marketing online M Sobirin. Hendro Irmawan, pemuda sukses mengelola wisata sekaligus pemilik wisata Taman Kelinci, dan A.Muzaki Senafal pengusaha muda yang sukses di bidang kuliner.

Ketiga pengusaha itu diundang untuk memberikan pengetahuan tentang kewirausahaan dan pemanfaatan teknologi informasi kepada para kades dan Karang Taruna. Juga hadir, kepala dinas/instansi dan camat di Kabupaten Pringsewu.

Wabup Fauzi mengatakan, sengaja mendatangkan ketiga pemuda yang telah sukses di bidangnya masing-masing untuk berbagi ilmu terutama kepada kades dan pemuda Karang Taruna.

Dengan harapan, apa yang disajikan para pemateri itu bisa diterapkan di desa-desa di Kabupaten Pringsewu ini. "Bila memungkinkan, ada kerjasama antara kepala pekon dengan pihak pengusaha," harapnya.

Selain itu, Fauzi yang juga pembina Karang Taruna Kabupaten Pringsewu, menjelaskan agenda tersebut juga untuk menyerap aspirasi sekaligus mencari masukan dari masyarakat terkait program pembangunan Kabupaten Pringsewu kedepan.

"Khususnya pembangunan di bidang sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat dan untuk mensinergikan program pemerintah daerah hingga ditingkat pekon dengan ormas yang ada," imbuhnya.

Sementara nara sumber Sobirin menyarankan dan mempromosikan potensi yang ada di pekon melalaui media sosial agar cepat dikenal luas tanpa batas. "Sebab informasi itu akan mempengaruhi harga jual," ujarnya

Sedang pemateri Hendro Irmawan mengajak memanfaatkan lahan kecil untuk di jadikan obyek wisata. Sebab jika hanya beternak saja, maka hanya sekali menguntungkan dan hanya untuk dirinya sendiri keuntungannya.

"Maka dengan pola pemanfaatan lahan yang kecil dengan membuat taman wiasata Kelinci. Maka akan menguntungkan semua pihak, kususnya warga masyarakat sekitar,"ungkap Hendro.

Lalu Muzaki Senafal pada materinya mengajak berinovasi bagaimana agar saat orang mendengar nama daerah kita, minimal ada tiga hal yang mereka ketahui atau menjadi ciri khas. Misalnya tentang kulinernya, tempat wisata dan oleh-oleh. "Jika tiga hal itu terpenuhi semua, pasti wilayah itu akan ramai dikunjungi wisatawan," jelasnya.

Ditempat terpisah, Ketua Karang Taruan Kabupaten Pringsewu Herizon menyambut baik silaturahmi dengan menghadirkan para pengusaha muda yang sukses. Semoga apa yang telah dipaparkan dapat memotivasi mengembangkan usaha di desa-desa di Pringsewu.

"Kami secepatnya akan melakukan pendataan Karang Taruna baik tingkat kecamatan maupun tingkat pekon mana yang potensial. Selanjutnya akan direkomendasikan untuk terus dilakukan pembinaan seauai dengan potensi yang ada," katanya. (tyo).



Terpopuler