{{ message }}

Asuransi Gaya Hidup Baru Kaum Milenial

Jum'at, 6 September 2019 - 02:59:20 AM | 425 | Bisnis

Asuransi Gaya Hidup Baru Kaum Milenial
Ilustrasi. Istimewa.

INILAMPUNG.com - Siapa bilang kaum milenial cuma update soal teknologi? Mereka juga update kok soal asuransi.

Dulu, asuransi kerap dipandang sebelah mata. Kebanyakan generasi sebelumnya, berpikir masa muda harus dinikmati dan gak usah dibikin ribet dengan masalah keuangan seperti yang berkaitan dengan asuransi.

Sekarang justru generasi milenial berpikiran sebaliknya. Mereka justru melihat masalah keuangan ini sebagai masalah penting yang harus dipikirkan sejak sekarang. Sehingga, di masa depan tidak perlu ribet lagi.

Hidup Tidak Selamanya Muda

Menikmati masa muda tidak selalu foya-foya dan untuk menikmati masa tua pasti harus disiapkan sejak muda.

Kalau muda foya-foya terus, apa kabar masa tuanya nanti?

Sebetulnya apa saja sih yang perlu kita siapkan sejak muda untuk kelangsungan hidup masa tua itu?

1. Pekerjaan

Begitu selesai dengan pendidikan terakhir yang kamu ambil, segeralah mencari kerja atau berwirausaha. Jenis pekerjaan atau perusahaan apa yang kamu tuju tinggal kamu sesuaikan saja dengan harapan kamu selama ini. Termasuk, bekerja sesuai passion atau posisi yang sesuai dengan pendidikan.

Langsung mencari kerja atau berwirausaha sangat disarankan agar kamu tidak keenakan menganggur. Belum lagi akan banyak kesempatan kerja yang kamu lewatkan. Menikmati masa-masa tenang setelah lulus kan bisa kamu lakukan sambil menunggu panggilan kerja.

Bagi yang mau berwirausaha, kalau tidak punya modal besar dan tidak ada pinjaman, cobalah yang skalanya kecil dulu. Seiring kelancaran wirausaha tersebut, modal pasti akan terkumpul dan skala bisa diperbesar.

Kalau sudah ada pekerjaan, setidaknya setiap bulan kamu sudah memiliki sumber penghasilan yang bisa diandalkan.

2. Menabung

Punya penghasilan tidak berarti kamu bisa menghabiskan uang itu sesukanya. Miliki prioritas saat akan menggunakannya. Sehingga, jelas kemana keluarnya uang tersebut.

Menabung sebaiknya kamu jadikan prioritas sekalipun itu harus kamu lakukan secara paksa. Pastikan jumlah minimal yang harus kamu tabung setiap bulannya. Buat komitmen dan sebisa mungkin jangan pernah melanggarnya.

Tabungan tersebut akan menjadi salah satu aset berharga di masa depan yang bisa kamu gunakan lagi untuk berbagai keperluan penting. Misalnya, biaya menikah, membeli rumah, membeli kendaraan, atau modal bisnis baru.

3. Asuransi

Penting nih buat anak muda bicara asuransi. Hidup tidak selamanya muda, tidak selalu sehat, dan selalu saja ada hal buruk tak terduga yang menjadi resikonya. Contohnya, kecelakaan hingga kematian.

Kalau kamu ikut asuransi, berbagai resiko dalam hidup yang bisa berimbas pada orang disekitar ini bisa kamu antisipasi. Saat sakit, butuh biaya rumah sakit ada asuransi. Saat kecelakaan, butuh biaya pengobatan dan perbaikan kendaraan ada asuransi kecelakaan maupun asuransi TLO yang meringankan. Demikian juga jika sudah saatnya kita meninggal, uang asuransi akan menjadi bantuan finansial bagi keluarga yang kita tinggalkan.

Kalau kita sehat-sehat saja atau tidak menemui kecelakaan, asuransi tetap bisa dicairkan kok dan uangnya bisa kita alokasikan untuk kebutuhan lain. Jadi, tidak ada ruginya.

Begitu berkeluarga, kehadiran asuransi akan lebih dirasakan. Bertambahnya anggota keluarga, bertambah pula kebutuhan finansialnya. Kalau semua sudah diasuransikan, sebagai ayah atau ibu kamu pasti lebih tenang dan nyaman menjalani masa tuamu.

Untuk mencari produk asuransi yang sesuai, sekarang juga sudah mudah kok. Kamu bisa mencari informasi mengenai asuransi secara online, beberapa website seperti Lifepal menyediakan perbandingan beberapa produk sekaligus sehingga lebih menghemat waktu.

4. Investasi

Rutin menabung membuat simpananmu bertambah setiap bulannya. Salah satu pengalokasian dana tabungan yang menguntungkan bisa kamu gunakan dalam bentuk investasi.

Tapi, bagi yang masih coba-coba sebaiknya pilih jenis investasi yang paling sedikit resiko kerugiannya dan jangan gunakan seluruh tabunganmu untuk investasi tersebut. Maksimal setengahnya saja. Sehingga, jika terjadi kerugian kamu tidak kehilangan seluruh simpanan tersebut.

Contoh investasi paling ringan namun  tetap menguntungkan antara lain mengalihkan tabungan dalam bentuk emas, tanah, atau bangunan. Contoh produk investasi tersebut lebih umum dan memiliki harga jual yang stabil setiap saat. Bahkan, bisa bertambah seiring waktu.

5. Bisnis Keluarga

Nah, untuk menunjang kebutuhan masa tua di saat kamu sudah pensiun dari pekerjaan sebelumnya, sebaiknya kamu siapkan usaha atau bisnis yang bisa dikelola oleh keluarga nantinya. Begitu masa pensiun tiba, bisnis ini memungkinkan untuk kamu handle dari rumah baik masih dikelola sendiri atau pun sudah dikelola anak-anak.

Jadi, walaupun sudah pensiun tetap punya penghasilan tanpa perlu bergantung pada anak. (*).



Terpopuler