{{ message }}

Gunakan Kapal Nelayan, Polisi Patroli Pulau Terluar Pesisir Barat

Jum'at, 16 Agustus 2019 - 09:38:57 AM | 282 | Hukum

Gunakan Kapal Nelayan, Polisi Patroli Pulau Terluar Pesisir Barat
Aparat kepolisian Bengkunat, Pesisir Barat. Foto. Ist.

MOMENTUM, Bengkunat--Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Bengkunat melaksanakan patroli rutin di perairan Belimbing guna pengamanan pulau terluar Kabupaten Pesisir Barat.

"Patroli rutin ini dilaksanakan untuk menjaga pengaman pulau terluar yaitu Batu Kecil (Betuah)," kata Kapolsek Bengkunat, Iptu Ono Karyono mewakili Kapolres AKBP Doni Wahyudi, Kamis (15-8-2019).

Menurut dia, kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 14 Agustus tersebut dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi tindak pidana ilegal fishing, penyelundupan narkoba, pabean dan kejahatan lain di perairan.

"Rute patroli kami mulai dari Pelabuhan Kotajawa pukul 09.00 wib menggunakan perahu nelayan sebanyak 2 unit dan menuju perairan Cagar Alam Laut (CAL) Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC)," ujar dia.

Kemudian sekira pukul 12.00 wib dilanjutkan patroli mengelilingi perairan pulau terluar yaitu pulau betuah dan bersandar di pulau betuah pada pukul 14.00 wib, lalu dilanjutkan dengan patroli jalan kaki di sepanjang bibir pantai pulau betuah sampai pukul 15.00 wib.

Kapolsek Ono menjelaskan, Pulau Batu Kecil (Betuah) terletak di Perairan Samudera Hindia dengan Koordinat 05°53'45" LS 104°26'26" dengan luas 64,5 hektare masuk dalam Pemerintahan Pekon Bandar Dalam Kecamatan Bangkunat Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung.

Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 78 Tahun 2005 tentang Pengelolaan pulau-pulau Kecil Terluar dan perubahan terakhir dengan Keputusan Presiden Nomor 6 tahun 2017 tentang Penetapan Pulau Pulau Kecil Terluar.

Pulau Batu Kecil (Betuah) masuk dalam pulau pulau kecil terluar dan sebagai wujud pengamanan di wilayah paling barat Indonesia, Polsek Bengkunat Polres Lampung Barat melaksanakan patroli rutin yang dilaksanakan setiap bulan.

"Kegiatan menjaga keutuhan NKRI itu bekerja sama dengan Security Group Artha (SGA) TWNC (Tambling Wildlife Nature Conservation) dan pihak TNI," ujar Kapolsek. (ina).




BERITA LAINNYA

Terpopuler