{{ message }}

Sidang Kasus Khamami, Oknum Wartawan Disebut Ikut Nikmati Proyek

Kamis, 11 Juli 2019 - 07:21:18 AM | 470 | Hukum

Sidang Kasus Khamami, Oknum Wartawan Disebut Ikut Nikmati Proyek
Plt Bupati Mesuji Saply. Foto. harianmomentum

INILAMPUNG.com - Dalam kasus dugaan korupsi proyek yang menjerat Bupati Nonaktif Mesuji Khamami, oknum wartawan disebut ikut menikmati proyek.

Nama oknum wartawan itu disebut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Mesuji Najmul Fikr di depan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tipikor Tanjungkarang, Kamis (11-7-2019).

Najmul dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi kasus dugaan korupsi dengan terdakwa Khamami bersama adik kandungnya Taufik Hidayat dan Sekertaris Dinas PUPR Mesuji Wawan Yunarwanto.

Selain Najmul, jaksa juga menghadirkan saksi Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Mesuji Saply TH dan Ketua DPRD Mesuji Fuad Amrullah.

Dalam kesaksiannya, Najmul menyebut nama JS, oknum wartawan yang menerima paket proyek di Kabupaten Mesuji. Saa itu, JS menjabat sebagai kepala biro Kabupaten Mesuji di salah satu surat kabar harian.

Dalam BAP yang dibacakan Jaksa Wawan Yunarwanto, disebutkan bahwa JS mendapat proyek mengatasnamakan Plt Bupati Mesuji Saply yang saat itu masih menjabat sebagai wakil bupati.

"Dia (JS) mendapat paket proyek pada APBD Murni dan Perubahan. Pada APBD Murni, JS, melalui CV Nabalga mendapat pengadaan materil ruas jalan senilai Rp2,3 miliar. Kemudian pada pengadaan yang sama dengan nilai proyek Rp2,1 miliar. Lalu, pada APBD Perubahan, JS mendapat proyek senilai Rp2,4 miliar," katanya seperti dikutip harianmomentum.

Najmul menambahkan, paket proyek tersebut sebagai hasil plotting proyek untuk menghilangkan sorotan media. "Ini untuk menghilangkan paket-paket proyek yang telah diterima," kata Najmul.

Saksi Saply yang saat ini menjabat sebagai Plt Bupati Mesuji, membantah telah menerima paket proyek. Dia juga tidak tahu, jika namanya dipakai untuk mendapat plotting proyek.

"Saya tidak tahu sama sekali. Saya tidak pernah terima proyek atau mendengar hal itu," kata Saply.

Jaksa KPK Subari Kurniawan menyebutkan JS mengerjakan proyek bersama seseorang bernama ST. "Saya tahu JS itu wartawan. Dan ST itu, adiknya JS," kata Saply. (red).




BERITA LAINNYA

Terpopuler