{{ message }}

Gubernur: Tak Ada Toleransi Kesalahan yang Dapat Rusak Hutan

Rabu, 10 Juli 2019 - 09:31:33 AM | 226 | Bisnis

Gubernur: Tak Ada Toleransi Kesalahan yang Dapat Rusak Hutan
Gubernur Arinal beraudiensi dengan tim dari KLKH. Foto. Ist.

INILAMPUNG.com - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menegaskan bahwa kawasan hutan produksi, hutan lindung, dan hutan konservasi harus dijaga legalitasnya.

Karena itu, seluruh Kesatuan Pengelola Hutan (KPH) di Provinsi Lampung agar mendata ulang luas dan status lahan hutan yang ada di daerah ini.

"Saya tidak akan mentolelir kesalahan yang dapat menyebabkan hutan rusak," tegas Arinal saat menerima audiensi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLKH) di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Lampung, Rabu (10-7-2019).

Dari KLKH dipimpin Bagus Herudojo Tjiptono, Direktur Bina Usaha Perhutanan Sosial dan Hutan Adat (BUPSHA) Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (PSKL) KLHK.

Menurut Arinal, sejauh ini pemanfaatan serta tata kelola hutan yang ada di Provinsi Lampung belum optimal sesuai dengan status serta peruntukkannya.

Kendati demikian, dia meminta pemanfaatan hutan tetap menjaga fungsi ekologi. “Yang saya tahu, hutan negara itu wajib hukumnya dipertahankan. Tetapi tidak diharamkan apabila hutan itu dapat bertambah, asalkan dengan satu syarat yaitu tidak merusak hutan," katanya.

Oleh karena itu, KPH harus menguasai dan memahami tugas serta tanggungjawabnya jika ingin mengembangkan wilayah hutan. Hanya saja, kawasan hutan produksi, kawasan hutan lindung, dan kawasan hutan konservasi, harus dijaga legalitasnya.

"Semua itu dapat dilakukan bersama-sama tergantung kepada kemampuan kita untuk mempertahankan dan kemauan untuk memfungsikannya,” ujarnya.

Sementara itu, Bagus Herudojo Tjiptono mengatakan, tujuannya ke Lampung beraudiensi dengan Gubernur Arinal untuk memperoleh masukan sebagai bahan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KPH pada 24 – 25 Juli 2019 di Yogyakarta.

“Saya mengharapkan masukan-masukan dari Bapak Gubernur yang nantinya menjadi bagian dari materi pembahasan pada Rakornas tersebut,” tutur Herudojo.

Hadir dalam audiensi tersebut, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Lampung Syaiful Bahri beserta jajarannya dan seluruh KPH di Wilayah Provinsi Lampung. (red).



Terpopuler