{{ message }}

Demokrat Tentukan Sikap Politik Usai Tahlilan 40 Hari Wafatnya Ani Yudhoyono

Selasa, 9 Juli 2019 - 08:48:25 AM | 297 | Politik

Demokrat Tentukan Sikap Politik Usai Tahlilan 40 Hari Wafatnya Ani Yudhoyono
Fajrun Najah Ahmad dan M Ridho Ficardo. Foto. Feb.

INILAMPUNG.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat akan menggelar rapat kordinasi dengan pengurus daerah se-Indonesia pada Kamis (11-7-2019) di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat.

Rakor digelar usai tahlilan dan doa bersama 40 hari wafatnya istri SBY, Ani Yudhoyono pada Rabu (10-7-2019).

Menurut, Sekretaris DPD Partai Demokrat Lampung Fajrun Najah Ahmad, rakor diperkirakan akan menentukan sikap partai pascapilpres dan langkah-langkah menghadapi pilkada serentak 2020.

"Soal bagaimana kebijakan pimpinan partai, saya tidak berani mengira-ngira. Tentu kebijakan yang akan diambil Pak SBY pasti yang terbaik. Bukan hanya untuk partai, kader, dan simpatisan, namun juga untuk kepentingan bangsa dan negara," kata pria yang akrab disapa Fajar saat dihubungi.

Selain dihadiri ketua dan sekretaris, rakor juga akan dihadiri anggota Fraksi PD DPRI dan kader partai mercy.

"Insyaallah ketua (Ridho) akan hadir, dan saya mendampingi beliau," ucapnya.

Untuk acara tahlilan dan doa bersama sambung politisi berlatarbelakang jurnalis ini, akan dilakukan juga tabur bunga di pusara Almarhumah Ani Yudhoyono di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

"Iya, Rabu sore semua pimpinan DPD PD se-Indonesia akan ke makam Bu Ani. Melakukan tabur bunga. Setelah itu langsung ke rumah Pak SBY di Cikeas untuk malamnya mengikuti acara tahlilan mengenang 40 hari wafatnya Ibu Ani," ungkapnya.

Menurut dia, sudah sewajarnya kader PD mengikuti acara tahlilan di kediaman SBY untuk mengenang dan mendoakan Ibu Ani Yudhoyono yang meninggal dunia 1 Juni silam di Singapura.

"Karena itu bagi kader PD Lampung yang akan ikut acara tahlilan, saya persilakan untuk langsung ke Cikeas," tandasnya. (feb).




BERITA LAINNYA

Terpopuler