{{ message }}

Tim Kemendagri Selidiki Mutasi `Siluman` di Lampung

Minggu, 2 Juni 2019 - 11:23:40 AM | 384 | Politik

Tim Kemendagri Selidiki Mutasi `Siluman` di Lampung
Tjahjo Kumolo. Foto. Ist.

INILAMPUNG.com - Aroma tak sedap yang terkait dengan mutasi besar-besaran beberapa pekan lalu di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung mulai menyeruak ke permukaan.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo bahkan mencium ada yang tidak beres dengan mutasi yang terjadi menjelang berakhirnya masa jabatan M Ridho Ficardo sebagai Gubernur Lampung.

Hal itu diungkapkan Mendagri usai melantik Boytenjuri sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Lampung, di Jakarta, Ahad (2-6-2019). Boytenjuri merupakan Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan Badan Nasional Pengelola Perbatasan Kemendagri.


Menurut Tjhajo, mutasi pejabat Pemerintah Provinsi Lampung yang dilakukan Gubernur M Ridho Ficardo beberapa hari lalu, diduga tidak sesuai dengan surat izin Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, izin yang diajukan hanya untuk 90 pejabat. Kenyataannya, Ridho memutasikan 425 pejabat eselon III dan IV. “Melalui Dirjen Otda Kemendagri, yang diberikan izin hanya 90 orang," ujarnya.

Dia mengatakan pejabat yang dimutasi tanpa izin tidak diperbolehkan membuat kebijakan pada jabatan barunya. “Iya itu sama saja selundupan dan harusnya tidak sah, karena memang tidak ada izin,” katanya.

Karena itu, Mendagri menurunkan tim ke Provinsi Lampung untuk menyelediki soal mutasi tersebut.

Selain itu, dia mempertanyakan kepada Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung yang saat itu dijabat Hamartoni Ahadis sebagai penjabat. “Kami sudah mengirimkan tim. Karena yang tanggungjawab adalah Sekda karena izin ke Otda tidak sejumlah itu. Nanti kami tunggu pertimbangannya,” jelasnya.

Meski demikian, dia tidak memberikan batas waktu bagi Tim Kemendagri untuk melakukan penyelidikan terkait mutasi massal tersebut. “Secepatnya akan lebih baik,” katanya. (ilc2).

 



Terpopuler