{{ message }}

Golkar Lapor Dugaan Penggelembungan Suara di Jatiagung

Minggu, 12 Mei 2019 - 01:46:17 AM | 576 | Politik

Golkar Lapor Dugaan Penggelembungan Suara di Jatiagung
Ismet H Jaya Negara. Foto. Ist.

INILAMPUNG.com - Partai Golkar Lampung Selatan melaporkan dugaan tindak pidana pemilu berupa penggelembungan suara Pemilu 2019 kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lamsel.

Ketua DPD Partai Golkar Lampung Selatan Ismet H Jaya Negara mengungkapkan, dugaan penggelembungan atau pemindahan suara itu terjadi di seluruh tempat pemungutan suara (TPS) se-Kecamatan Jatiagung.

Dia mencontohkan yang terjadi di TPS 09 Jatimulyo, Kecamatan Jatiagung. Dalam C1 Partai Politik, Partai Golkar hanya mendapatkan 16 suara. Padahal setelah C1 Plano dibuka, Golkar memperoleh 56 suara.


"Jadi, suara Golkar di TPS 09 Jatimulyo, Kecamatan Jatiagung, ada 40 suara Golkar Lamsel yang hilang," katanya, Ahad (12-5-2019).

Ismet menyatakan, terhadap temuan itu, saksi Partai Golkar sudah meminta PPK Jatiagung untuk merubah hasil perolehan suara berdasarkan C1 Plano tersebut. Namun, setelah dikirim ke KPU Kabupaten Lampung Selatan, jumlah suaranya masih sama.

Dugaan kecurangan itu, kata dia, tidak hanya merugikan Partai Golkar, tetapi juga menimpa partai politik (parpol) lainnya. Buktinya, dia menyebutkan, ada 12 parpol yang melaporkan dugaan kecurangan pemilu.

"PPK Kecamatan Jatiagung dan KPU Kabupaten Lampung Selatan bersikukuh tidak bersedia membuka C1 Plano sehingga Golkar Lamsel dan 12 parpol lainnya dirugikan," katanya.

Karena itu, Partai Golkar Lampung Selatan dugaan pidana pemilu itu kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung Selatan pada Jumat, 10 Mei 2019.

Enam orang yang dilaporkan ke Bawaslu atas dugaan pidana pemilu adalah 1. Ponidi, Ketua TPS 02 Desa Margakaya; 2. Sudarno, Ketua TPS 09 Desa Jatimultyo; 3. Junaidi, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Jatiagung; 4.Kosasih, PK Kecamatan Jatiagung; 5. Rudi, saksi TPS 02 Desa Margakaya; 6. Erson, saksi TPS 09 Desa Jatimulyo. (ilc-2).




BERITA LAINNYA

Terpopuler