{{ message }}

Pusat Jajanan Kulit Ikan Patin di Pringsewu Ditinjau BPOM

Kamis, 11 April 2019 - 05:22:54 AM | 419 | Bisnis

Pusat Jajanan Kulit Ikan Patin di Pringsewu Ditinjau BPOM
Kepala BPOM Provinsi Lampung Syamsuliani dan didampingi Wabup Fauzi di Rumah Rafin Snack. Foto.Tyo.

INILAMPUNG.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Lampung meninjau pusat jajanan Rumah Rafin`s Snack di Kelurahan Fajaresuk, Kabupaten Pringsewu. Pusat jajan ini dikenal dengan oleh-oleh berbagai rasa dari kulit ikan patin.

Kepala BPOM Provinsi Lampung Syamsuliani bersama rombongan, didampingi Wakil Bupati Pringsewu H.Fauzi, Asisten I Andi Wijaya dan Kadis Koperindag UMKM Masykur, mengunjungi Rumah Rafin`s Snack pada Kamis (11/4/2019).

Syamsuliani menilai, mulai dari produksi, pengepakan hingga pengemasan jananan di Rumah Rafin Snack sudah cukup baik, kendati masih ada sedikit kekurangan.


Hal ini harus terus dipantu dan di bina oleh dinas terkait agar produksinya dapat menjadi unggulun di Kabupaten Pringsewu ini. "Jadi oleh-oleh yang dibawa dari Lampung harus ada dari Pringsewunya juga," ujarnya.

Kekurangan yang dimaksudkan, Rumah Rafin Snack perlu menata ruang produksi, misal pada pembatas dinding jangan ada celah lubang sedikitpun. Sebab dapat kemasukan debu maupun hewan kecil seperti cecak dan kecoa. Ruang itu harus aman dari debu dan hewan seperti cecak, kecoa dan serangga lainnya.

Selain itu, pada proses mulai dari awal hingga pengepakan ada alurnya supaya produk yang keluar dari ruangan akhir sudah benar -benar siap di pasarkan. "Jadi semua harus melalui prosedur dan aturan yang dikeluarkan pihak terkait termasuk BPOM," katanya.

Sementara pemilik Rumah Rafin Snack Ny.Rospan mengaku usahanya baru dibuka Agustus 2018 dan kini mempunyai 11 karyawan.

Rumah Rafin tidak hanya menyediakan jajanan kulit ikan patin bermerek dagang Rafin’s, melainkan juga produk- produk UKM lainnya khas Pringsewu.

Wakil Bupati Pringsewu H.Fauzi juga meminta kepada produsen di wilayah Kabupaten Pringsewu yang mengelola jajajan dan makanan harus mencantumkan nama Pringsewu pada kemasannya. Selain itu juga dilengkapi dengan sertifikat halal dari MUI.

“Saya mengharapkan Rafin’s Snack mengutamakan kualitas dan rasa. Bila sudah terkenal dan cocok di lidah konsumen dimanapun pasti akan mencarinya,” ujarnya.

Wabup Fauzi mengapresiasi, ada anak muda dengan bimbingan orang tua, sudah turut memperkenalkan Pringsewu melalui produk Rafin’s Snack. Selain mampu menciptakan lapangan kerja, tentu menjadi catatan dan inspirasi bagi anak muda.

Kepala Dinas Koperindag dan UMKM Kabupaten Pringsewu Masykur memaparkan, di wilaya ini ada sekitar tiga ribu UMKM, termasuk Rumah Rafin.

Menurut dia, pihaknya juga rutin melakukan pembinaan kepada UMKM lainnya yang tersebar di Kabupaten Pringsewu, mulai dari pengelolaan jajanan dan makanan. (tyo).



Terpopuler