{{ message }}

Join dengan Gojek, PT Astra Setor Rp1,4 Triliun

Rabu, 6 Maret 2019 - 08:35:13 AM | 244 | Bisnis

Join dengan Gojek, PT Astra Setor Rp1,4 Triliun
Prijono Sugiarto dan Andre Soelistyo didampingi CEO Gjek Nadiem Makarim (kedua kanan) dan Direktur PT Astra International Tbk Bambang Widjanarko Santoso (kiri). Foto. Ist.

INILAMPUNG.com - PT Astra International Tbk dan Gojek membentuk perusahaan patungan untuk mengembangkan bisnis layanan transportasi online.

Bersamaan dengan itu, Astra menanamkan investasi tahap pertama untuk pendanaan seri F Gojek sebesar 100 juta dolar AS --sekitar Rp1,4 triliun. Sehingga total investasi Astra di Gojek mencapai 250 juta dolar AS.

Dalam siaran pers yang diterima inilampung.com pada Senin, 5 Maret 2019, disebutkan perusahaan patungan yang dibentuk Astra dan Gojek akan menyediakan ribuan unit armada, khususnya untuk layanan Go-Car.


Armada ini masuk dalam sistem pengelolaan operasional kendaraan yang didukung oleh Astra FMS (Fleet Management System) dan teknologi ride hailing pada aplikasi Gojek.

Presiden Direktur PT Astra International Tbk Prijono Sugiarto mengatakan, pembentukan perusahaan patungan dan tambahan investasi ini merupakan kerja sama menciptakan sinergi dengan bisnis otomotif Astra.

"Kami berharap kerja sama ini membantu masyarakat luas masuk ke sektor ekonomi formal, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia".

Saat ini Indonesia tercatat memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi digital paling pesat di Asia Tenggara. Dengan laju pertumbuhan majemuk tahunan (CAGR) sebesar 49% pada periode tahun 2015-2018, sektor ekonomi digital Indonesia diperkirakan akan mencapai US$100 miliar pada 2025 dari US$27 miliar pada 2018.

Kemitraan strategis yang terjalin antara Astra dan Gojek diharapkan dapat memaksimalkan potensi Indonesia untuk terus menjadi pelopor ekonomi digital yang terdepan di kawasan Asia Tenggara.

Chief Executive Officer dan Founder Gojek Nadiem Makarim mengatakan, potensi perekonomian digital di Asia Tenggara, khususnya Indonesia, harus dimaksimalkan oleh para pelaku bisnis dengan menggabungkan kekuatan di masing-masing industri.

Gabungan kekuatan Astra di bidang otomotif dan Gojek di bidang teknologi melalui kerja sama ini diharapkan akan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk memiliki sumber penghasilan, sehingga mampu untuk meningkatkan kesejahteraan.

Diluncurkan pada Januari 2015, Gojek kini menjadi salah satu pemain terdepan di Asia Tenggara untuk sektor digital and mobile consumption. Gojek saat ini telah berkembang menjadi superapp yang membentuk sebuah ekosistem untuk kemudahan bertransaksi, menghubungkan jutaan konsumen dengan jutaan mitra pengemudi, mitra usaha (merchant) dan penyedia layanan (service provider). (rls).



Terpopuler