{{ message }}

50 Suami-Istri Deklarasi Keluarga Anti-money Politics

Senin, 11 Maret 2019 - 06:57:51 AM | 195 | Pileg

50 Suami-Istri Deklarasi Keluarga Anti-money Politics
50 pasang suami-istri Deklarasi Keluarga Anti-Money Politics. Foto. Tyo.

INILAMPUNG.com - Lima puluh pasang suami-istri dari sembilan kecamatan se-Kabupaten Pringsewu melakukan deklarasi Keluarga Anti-money Politics dan Politisissi SARA (Kampas).

Deklarasi yang digagas oleh Bawaslu Kabupaten Pringsewu itu berlangsung pada Minggu (10/3/2019). Usai deklarasi dilanjutkan Sosialisasi Pengawasan Paritisipatif.

Ketua Bawaslu Provinsi Lampung Fatikhatul Khoiriyah mengapresiasi Bawaslu Pringsewu yang mempunyai gebrakan dan kreatif merangkul suami-istri untuk turut mengawasi jalannya proses Pemilu 2019.


"Di Provinsi Lampung, baru Bawaslu Pringsewu yang telah mendeklarasikan Kampas tersebut. Semoga dapat diikuti oleh Bawaslu kabupaten/kota lainnya," harapnya.

Keluarga adalah benteng terdepan untuk turut membantu mengawasi jalannya Pemilu 2019. "Jadi jika ada temuan, laporkan saja ke pengawas pemilu. Baik di tingkat kabupaten, kecamatan maupun di tingkat pekon (desa)," tegasnya.

Dia juga meminta kepada Kampas untuk menginformasikan kepada lingkungannya apa yang telah diperoleh pada sosialisasi tersebut.

Sementara menurut Divisi Pengawasan Bawaslu Pringsewu Fajar Fakhlevi, ke-50 pasang suami istri tersebut independen, tidak masuk pada penyelenggara pemilu ataupun menjadi tim sukses parpol maupun caleg tertentu.

Keluarga ini berkomitmen untuk mengawal pelaksanaan Pemilu 2019 dengan aman, lancar dan damai sesuai dengan prinsip-prinsip penyelenggaraan pemilihan umum yang langsung, umum, bebas, jujur dan adil.

Turut serta mengawasi dan memastikan setiap pelaksanaan kampanye oleh peserta pemilu dengan cara-cara yang trasparan dan tidak terselubung. Menolak dan melawan segala upaya politik uang yang dilakukan oleh pihak atau oknum yang tidak bertanggung jawab.

Pro aktif dalam melaporkan segala bentuk dugaan pelanggaran pemilu 2019. Kemudian turut mensosialisasikan penggunaan media sosial dengan bijak, tanpa mengandung ujaran kebencian, berita palsu (hoax) dan politisasi sara (suku, agama, ras dan antar golongan).

Deklarasi disaksikan Wakil Bupati Pringsewu H.Fauzi, Kapolres Tanggamus AKBP. Hesmu Bharoto, Dandim 0424 Tanggamus Letkol.Arh. Anang Hasto Utomo. Dihadiri Ketua Bawaslu Pringsewu Azis Amriwan beserta anggota Arifin dan Fajar Fakhlevi. (tyo).




BERITA LAINNYA

Terpopuler