{{ message }}

Peserta Jamnas TS Indonesia Tanam Bibit Pala di Tahura

Sabtu, 9 Februari 2019 - 06:29:38 AM | 836 | Travelling

Peserta Jamnas TS Indonesia Tanam Bibit Pala di Tahura
Ketua TS Owners Indonesia Agok Sugianto dan Anggota DPRD Lampung Ali Imron. Foto. Dok.

INILAMPUNG.com - Komunitas pecinta sepeda motor Suzuki TS Indonesia menanam 5000 bibit pala di Hutan Kawasan Tahura Wan-Abdurrahman, Kabupaten Pesawaran, Sabtu, 9 Februari 2019.

Penanaman bibit pala untuk penghijauan hutan itu secara simbolis dilakukan oleh Ketua TS Owners Indonesia Agok Sugianto.

Turut melakukan penanam bibit pala, anggota DPRD Provinsi Lampung Ali Imron, perwakilan PT Bukit Asam Ahmad Sai, Kajari Mukomuko, Bengkulu Agus Listianto, Kepada Dinas Pekerjaan Umum Mokomuko Bengkulu Apriansyah.

Bersama 510 pengendara trail, para pejabat (umumnya para hobi motor), termasuk Ali Imron, Kajari Mukomuko Agus Listianto -- menunggang motor trail-- menerobos jalur hutan berlumpur sampai dipuncak Teropong Bintang--tempat dimana lokasi penanaman pohon pala.

Menurut Agok, bakti sosial penanam bibit pala ini merupakan rangkaian kegiatan Jambore Nasional (Jamnas) Suzuki TS 2019 yang berlangsung di Zona 235 Pesawaran. Kegiatan yang berlangsung pada 9-10 Februari 2019, dikuti sekitar 350 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

"Setiap kami melakukan kegiatan, komunitas TS Indonesia berusaha melakukan kegiatan sosial. Pada Jamnas di Lampung, kami melakukan penanaman bibit pala di Hutan Kawasan Tahura," katanya.

Menurut Agok, penanam bibit pala ini merupakan bentuk kepedulian komunitas pecinta sepeda motor Suzuki TS terhadap kelestarian hutan. "Bagi kami, hutan adalah bagian dari kehidupan. Kami ini sering bermain di hutan. Karena itu, kami mencintai hutan," katanya.

Dia berharap, kegiatan ini menjadi penyemangat komunitas masyarakat, khususnya warga yang bermukim di sekitar hutan, untuk bisa bersama-sama mencintai hutan dengan menjaga kelestariannya.

Sementara Ali Imron tertarik dengan kepedulian para komunitas pecinta sepeda motor Suzuki TS terhadap kelestarian lingkungan. "Ini kegiatan positif yang harus didukung. Melestarikan hutan bukan hanya tugas pemerintah, dari seluruh komponen masyarakat," ujar politisi dari Lampung Timur ini.

 BACA JUGA:

 

 

Imron berharap, kegiatan ini dapat diikuti masyarakat lain, khususnya di Lampung dengan melakukan hal yang sama di kawasan hutan lainnya. "Banyak kawasan hutan di Lampung yang perlu dihijaukan," katanya.

Menghijaukan hutan, kata dia, tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, terutama untuk menjaga ketersediaan air maupun mencegah longsor.

Masyarakat juga bisa memperoleh manfaat, dengan menanam tanaman konservasi yang menghasilkan. "Tentu, ada kawasan hutan yang bisa diambil manfaatnya oleh masyarakat ada juga yang tidak. Namun, kawasan hutan harus dilestarikan," katanya. (ilc-2).



Terpopuler