{{ message }}

Mayat Remaja Dicuri untuk Dinikahi

Rabu, 9 Januari 2019 - 08:32:52 AM | 603 | Seni & Budaya

Mayat Remaja Dicuri untuk Dinikahi
Pencurian mayat di China

INILAMPUNG.COM - Jasad seorang remaja dicuri dari makamnya di China dalam sebuah kasus perampokan makam dan diduga digunakan untuk perkawinan hantu. Dikenal 'minghun' atau 'pernikahan roh', 'perkawinan hantu', di China menikahi mayat dalam sebuah upacara dianggap membawa kedamaian bagi orang mati di akhirat.

Ini dilakukan terutama jika pengantin wanita atau pria meninggal mendadak sebelum pernikahan atau seorang anak tunggal meninggal.

Tahun 2015, rekor 14 mayat wanita dicuri di satu desa di provinsi Shanxi, menurut BBC, dinukil Rabu (9/1/2019). Keluarga desa di China Utara meyakini mayat kerabat perempuan mereka yang meninggal pada usia 18 tahun, dicuri untuk satu upacara semacam itu.


Gadis itu dimakamkan dalam upacara sederhana hampir dua dekade lalu. Mereka mengatakan dalam peti matinya tidak ada barang berharga.

Di lokasi makam wanita itu, sepasang sarung tangan diduga milik salah satu perampok makam ditemukan dan menjadi bukti polisi.

Keluarga itu mengungkapkan, orang asing pernah mengunjungi rumah mereka menawarkan membeli tubuh kerabat mereka untuk menjadi 'pengantin mayat' untuk pernikahan hantu.
Tapi, mereka menolak tawaran itu.

Pemerintah setempat sekarang sedang menyelidiki kasus ini.

Pejabat China melarang perdagangan mayat sejak Agustus 2006. Mereka yang melanggar hukum menghadapi hukuman tiga tahun penjara. (aja/inilampung.com)



Terpopuler