{{ message }}

Global Warming Dorong Badai Lebih Besar

Selasa, 8 Januari 2019 - 02:05:29 AM | 209 | Seni & Budaya

Global Warming Dorong Badai Lebih Besar
ilustrasi pemanasan global

INILAMPUNG.COM - Pemanasan global telah memanaskan lautan setara dengan satu ledakan bom atom per detik selama 150 tahun terakhir, menurut analisis penelitian baru. Lebih dari 90 persen panas yang terperangkap oleh emisi gas rumah kaca manusia diserap laut. Hanya beberapa persen memanaskan udara, tanah dan es.

Sejumlah besar energi yang ditambahkan ke lautan mendorong kenaikan permukaan laut dan memungkinkan badai dan topan menjadi lebih besar.

Sebagian besar panas disimpan di kedalaman laut tapi pengukuran di sini baru dimulai dalam beberapa dekade terakhir. Dan perkiraan yang ada dari total panas diserap lautan meregang kembali hanya sekitar tahun 1950.


Pekerjaan baru itu diperluas hingga tahun 1871. Para ilmuwan mengatakan memahami perubahan masa lalu dalam panas laut sangat penting untuk memprediksi dampak perubahan iklim di masa depan.

Seperti ditulis Guardian, Selasa (8/1/2019), pemanasan rata-rata selama periode 150 tahun setara dengan sekitar 1,5 bom atom ukuran Hiroshima per detik. Pemanasan telah dipercepat selama waktu itu karena emisi karbon meningkat, dan sekarang setara antara tiga dan enam bom atom per detik.

"Saya berusaha tidak membuat perhitungan seperti ini, hanya karena saya merasa mengkhawatirkan," kata Prof Laure Zanna, dari Universitas Oxford, yang memimpin penelitian.

"Kami biasanya mencoba membandingkan pemanasan dengan penggunaan energi (manusia), untuk membuatnya kurang menakutkan."

Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Proceedings of National Academy of Sciences dan kombinasi pengukuran suhu permukaan laut sejak tahun 1871 dengan model komputer sirkulasi laut. (aja/inilampung.com)



Terpopuler