{{ message }}

Bagikan Gula di Hajatan, 2 Caleg PKS Diduga Langgar Kampanye

Senin, 7 Januari 2019 - 05:44:13 AM | 246 | Pileg

Bagikan Gula di Hajatan, 2 Caleg PKS Diduga Langgar Kampanye
Gakumdu Kabupaten Pringsewu gelar pembahasan terkait dugaan pelanggaran kampanye dua caleg PKS. Foto. Tyo.

INILAMPUNG.com - Gabungan Penegak Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Pringsewu menindaklanjuti dugaan pelanggaran kampanye dua calon anggota legislatif (caleg).

Ketua Bawaslu Pringsewu Azis Amriwan mengatakan, pada 27 Desember 2018, dua caleg dari PKS berinisial Z (caleg DPRD Provinsi Lampung) dan H (caleg DPRD Pringsewu) membagikan stiker, kalender, dan gula kopi pada acara hajatan sunatan.

Hajatan itu berlangsung di kediaman Samin yang beralamat di Dusun Sukaratu, RT 002/001, Pekon Pardasuka Timur, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu.


Tindakan kedua caleg PKS yang diduga melanggar kampanye, itu pada Senin (7-1-19), dikaji Gakkumdu yang terdiri dari unsur Bawaslu, Kejari Pringsewu, dan Polres Tanggamus.

Pembahasan awal yang berlangsung di Kantor Bawaslu itu, dipimpin Ketua Bawaslu Azis Amriwan, didampingi dua Komisioner Bawaslu Fajar Fakhlevi dan M. Fathul Arifin.

"Hari ini akan diputuskan Gakkumdu. Jika syarat formil dan materil sudah lengkap dan dinilai telah memenuhi unsur maka kasus ini bisa lanjut ke tahap penyelidikan," ujarnya.

Divisi pengawasan Bawaslu Fajar Fakhlevi menambahkan kedua caleg diatas (Z dan H) diduga melanggar UU No 27 tahun 2017 tentang Pemilu pasal 523 ayat (1) junto pasal 280 ayat (1) huruf j.

"Pelaksana, peserta dan tim kampanye dilarang menjanjikan atau memberi uang atau materi lainnya kepada peserta pemilu," ujarnya.

Selain itu, imbuhnya, kedua caleg itu diduga melanggar Peraturan KPU Nomor 33 tahun 2018, tentang perubahan kedua atas peraturan No 23 tahun 2018 tentang kampanye Pemilu.

"Kemudian ada peraturan Bawaslu RI No 23 tahun 2018 tentang Perubahan atas Peraturan Bawaslu No 28 tahun 2018 tentang Pengawasan kampanye pemilu," jelasnya.

Dikomfirmasi secara terpisah, Z mengatakan tidak tahu menahu soal pembagian kalender, stiker, gula kopi. Namun Z mengaku hadir di acara hajatan pada waktu itu. "Pada prinsipnya saya kurang tahu, mungkin simpatisan (yang membagikan), namun tergantung Gakkumdu bagaimana untuk menyikapinya,"ujarnya (tyo).




BERITA LAINNYA

Terpopuler