{{ message }}

Seni Rupa di Lampung Mati Suri

Rabu, 5 Desember 2018 - 05:43:19 AM | 135 | Seni & Budaya

Seni Rupa di Lampung Mati Suri
Ketua Dewan Pembina Komunitas Pelukis Indonesia (Kompi) Lampung Bachtiar Basri. Foto. Ist.

INILAMPUNG.COM - Karya pelukis di Provinsi Lampung tidak kalah dibandingkan daerah lain. Namun saat ini kondisi seni rupa di daerah ini mati suri.

Demikian penilaian Ketua Komunitas Pelukis Indonesia (Kompi) Semilang Suttan Fanhar pada pelantikan Bachtiar Basri sebagai Ketua Dewan Pembina Kompi Lampung periode 2018-2021 di Bandarlampung, Rabu (5/12/18).

“Hasil karya pelukis Lampung tidak kalah dengan daerah lain. Kami berharap Lampung dapat dijadikan sebagai sentra seni rupa khususnya untuk Sumatera,” ujar Semilang.


Faktor yang menyebabkan seni rupa di Lampung mati suri, kata dia, terbatasnya pasar hasil karya pelukis dan tempat pameran lukisan. Padahal, karya pelukis Lampung tidak kalah dari daerah yang terkenal seni dan budaya seperti Bali, Yogyakarta, dan Bandung.

Hal senada disampaikan Ketua Dewan Pembina Kompi Pusat Abrory A. Djabbar. Jika potensi para pelukis ditingkatkan dan pasar lukisan dikembangkan, dia berkeyakinan Lampung mampu menjadi inspirasi derah lain.

Hadirnya Bachtiar Basri, yang juga Wakil Gubernur Lampung, mampu menjadi pemicu kebangkitan lebih banyak karya seni rupa di Lampung. (ilc-2/inilampung.com).



Terpopuler