{{ message }}

Presiden Jokowi Buka Milad ICMI ke 28

Kamis, 6 Desember 2018 - 09:07:28 AM | 136 | Nasional

 Presiden Jokowi Buka Milad ICMI ke 28

 


INILAMPUNG.Com -- Presiden Jokowi menghadiri Silaturahmi Kerja Nasional (Silaknas) Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia (ICMI). Silaknas yang dipusatkan dikampus Universitas Bandar Lampung (UBL) itu juga berbarengan dengan Milad ke-28 ICMI.

Jokowi tiba di Lampung pada Kamis (6/12/2018) sore. Dari Landasan Bandara Radin Inten II, Jokowi dan rombongan langsung bertolak ke salah satu hotel di Kota Lampung.

Usai salat magrib, Jokowi kemudian keluar dari hotel dan menuju lokasi Silaknas ICMI di Mahligai Agung Convention Hall, Pascasarjana, Universitas Bandar Lampung, Kota Bandar Lampung. Silaknas ini juga berbarengan dengan Milad ke-28 ICMI.

Jokowi tiba di lokasi acara pukul 19.10 WIB. Dia diterima oleh Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddique. Kedatangan Jokowi kemudian disambut dengan tarian khas Lampung yang diiringi tepukan alat musik pukul.

Acara kemudian dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Alquran. Rencananya dalam acara ini Jokowi juga akan menyaksikan pembacaan Deklarasi Pembentukan Ikatan Cendekiawan Muslim se-Asia Tenggara (ICMA).

Turut mendampingi Jokowi yakni Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Mendikbud Muhadjir Effendy. Acara ini juga dihadiri oleh Gubernur Lampung dan para kepala daerah lainnya di Provinsi Lampung.

Dalam sambutannya presiden Indonesia Jokowi mengatakan, ICMI merupakan kumpulan cendikiawan yang berpegang teguh pada ilmu Islam. Artinya ICMI tempat berkumpulnya orang-orang hebat.

"Saya mengajak ICMI untuk memecahkan masalah yang berat. Sebab masalah yang ringan bisa saya selesaikan sediri," kata Presiden Jokowi.

Jokowi menjelaskan, masalah berat yang perlu dicarikan jalan keluarnya dibilang ekonomi yaitu devisit transaksi berjalan. Masalah ini sampai sekarang belum pernah terpecahkan. Ini yang menjadi penghambat laju pertumbuhan ekonomi Indonesia. (*)

 

"Saya perlu masukan dari para cendikiawan ICmi semua untuk memecahkan masalah ini, agar pertumbuhan ekonomi dapat meningkat," katanya.




BERITA LAINNYA

Terpopuler