{{ message }}

Bawaslu Dalami Dugaan PPK Dukung Caleg Demokrat

Selasa, 4 Desember 2018 - 12:06:14 PM | 150 | Pileg

Bawaslu Dalami Dugaan PPK Dukung Caleg Demokrat
Imer Darius. Foto. Ist.

Harianmomentum.com--Dugaan penyelenggara pemilu memobilisasi massa untuk mendukung caleg Demokrat, terus didalami Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Lampung Selatan.

Ketua Bawaslu Lampung Selatan (Lamsel) Hendra Fauzi mengatakan, sudah memeriksa 12 orang yang terkait dengan dugaan itu. Enam orang saksi dan enam lainnya terlapor.

"Masih kita proses kasusnya. Sampai hari ini sudah ada 12 orang, termasuk saksi dan terlapor yang dimintai keterangan," ujar Hendra, Senin (3/12/18), seperti dilansir harianmomentum.

Dalam kasus ini, kata Hendra, Bawaslu melakukan pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara pemilu di Kecamatan Rajabasa.

Dalam kasus ini, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Rajabasa Lampung Selatan menemukan ada penyelenggara pemilu kecamatan (PPK) setempat yang diduga memberikan dukungan kepada calon anggota DPR RI Imer Darius.

Penyelenggara pemilu tersebut adalah: PPS Kotaguring Andi Wahyudi, Ketua PPS Waymuli Nasrultani, Ketua PPS Banding Koharuddin, ketua PPS Kerinjing Aminudin dan Ketua PPK Rajabasa Nasrul Musa.

Namun, Imer Darius, Caleg Partai Demokrat DPR RI dapil Lampung Satu membantah tudingan melibatkan (pengkondisikan) PPK dan panitia pemungutan suara (PPS) di Lampung Selatan (Lamsel) untuk mendukungnya.

“Nggak ada, nggak ada bohong itu. Ada yang ngegoreng itu. Kamu orang (wartawan) masuk gorengannya juga tah,” kata Imer yang kini anggota DPRD Provinsi Lampung.

Imer seperti ditulis Radarlampung.co.id, Selasa (27/11), selain membantah justru hendak melaporkan balik ke polisi. Imer merasa hal tersebut telah mencermarkan nama baiknya. “Justru saya mau laporin balik, itu pencemaran nama baik itu,” ujar Wakil Ketua DPRD Lampung itu.

Imer juga membantah telah melibatkan penyelenggara pemilu dalam pembentukan tim kampanyenya. Bukti foto dan dokumentasi pada saat membentuk tim pemenangannya di sejumlah daerah, kata Imer cukup lengkap sehingga ia merasa tidak salah. (ilc-2/inilampung.com)




BERITA LAINNYA

Terpopuler