{{ message }}

Lomba Traktor Tangan Diikuti 9 Kecamatan

Rabu, 28 Nopember 2018 - 12:37:37 PM | 255 | Travelling

Lomba Traktor Tangan Diikuti 9 Kecamatan
H Fauzi. Foto. Tyo.

INILAMPUNG.COM - Menyongsong musim tanam rendeng, Pemerintah Kabupaten Pringsewu untuk yang kedua kalinya menyelenggarakan lomba balap traktor tangan, Rabu (28/11/18).

Lomba yang memperebutkan piala bergilir Bupati Pringsewu, diikuti 50 peserta dari sembilan kecamatan se-kabupaten setempat.

Jenis yang dilombakan 18 traktor dalam bentuk lomba cara mengolah lahan sawah yang baik dan benar. Serta lomba 32 traktor adu kecamatan (drag).

Kegiatan yang digelar Dinas Pertanian Pringsewu ini, dimeriahkan pawai karnaval 17 traktor roda empat yang dihiasi aneka hasil pertanian. Lomba berlangsung di area persawahan--sebelah reas area, Pekon Bulokkarto, Kecamatan Gadingrejo.

Saat membuka lomba, Bupati Pringsewu H.Sujadi menilai lomba ini cukup unik dan merupakan inovasi untuk mendorong semangat petani menggarap lahannya secara modern.

‎Balap traktor yang dilaksanakan oleh Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) Gading Mas Kecamatan Gadingrejo ini juga merupakan usaha pemberdayaan kelembagaan padi.

‎"Saya mengharapkan kepada para peserta dan pihak terkait nantinya dapat menjadi ‎sarana penyuluh tentang teknik pengolahan tanah yang baik, benar dan efisien," harapnya.

Sementara Wabup Fauzi didampingi Wakil Ketua TP-PKK Hj.Rita Irviani yang singgah di arena lomba mengharapkan lomba bisa digelar setiap tahun. Harapannya, memberikan support kepada petani setelah rutin bekerja di sawah dengan traktornya, juga sebagai wahana hiburan.

"Ini lomba unik yang mungkin pertama di Lampung. Jika dikemas dengan baik, akan meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kabupaten Pringsew‎u. "Bila perlu untuk lomba balap traktor tingkat Provinsi Lampung dipusatkan di Pringsewu, ini," ajaknya.

Fauzi juga mengharapkan, lomba tersebut menjadi event tahunan guna menyemarakkan sektor pertanian terutama budidaya padi sawah, di tengah gencarnya isu alih fungsi lahan dan penurunan kualitas pelayanan air irigasi.

Kelembagaan petani agar menjadi barisan terdepan dalam usaha pengendalian alih fungsi lahan pertanian pangan, sehingga Pringsewu mampu mempertahankan posisi sebagai lumbung padi di Provinsi Lampung.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian Pringsewu Iskandar Muda menuturkan, balap traktor ini diikuti perwakilan dari sembilan kecamatan dimana masing-masing kecamatan mengirimkan minimal empat peserta.

Menurut Iskandar Muda lomba itu dalam rangka percepatan tanam musim tanam 2019. "Petani di Pringsewu biasanya tanam rendeng pada Desember-Januari. Tetapi musim tanam ini dimungkinkan pada pertengahan hingga akhir November ini, melihat cuaca dan pengairannya,"jelasnya. (tyo/inilampung.com).



Terpopuler