{{ message }}

Kasim Tewas Tersambar Petir Saat Bajak Sawah

Senin, 5 Nopember 2018 - 02:52:13 AM | 331 | Hukum

Kasim Tewas Tersambar Petir Saat Bajak Sawah
Jenazah Kasim yang tewas tersambar petir. (inilampung.com/tyo).

INILAMPUNG.COM - Kasim, kakek berusia 65 tahun, warga Pekon TanjungDalam, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu tewas tersambar petir ketika membajak sawah pada Minggu (4/11/18).

Peristiwa itu terungkap setelah cucunya, Feri (18) mencari Kasim di sawah, karena sudah pukul 18.00 atau selepas magrib, belum pulang dari sawah.

Korban ditemukan pada Minggu malam sekitar pukul 19.00 Wib dalam kondisi telungkup dengan luka bakar sekitar 80 persen di wajah sampai kakinya," ungkap Kapolsek Pagelaram Iptu Edi Suhendra mewakili Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma.

Kapolsek Pagelaran menjelaskan, aparat kepolisian malam itu itu juga mendatangi rumah korban. "Anggota kami juga meminta keterangan saksi-saksi," katanya.

Polisi juga melakukan pengecekan dan identifikasi jenazah Kasim yang diduga korban tersambar petir di persawahan Dusun Tanjungrejo Pekon Tanjungdalam.

Sebelumnya, korban juga telah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis Puskesmas Pagelaran, Sriyati. "Hasil pemeriksaan medis dipastikan korban benar meninggal akibat luka bakar akobat tersambar petir," jelas Iptu Edi Suhendra.

Kronologis kejadiannya, pada Minggu pagi sekitar pukul 09.00 Wib, Kasim pergi ke sawah sendirian untuk membajak sawah milik Sular.

"Namun hingga pukul 18.00 Wib, korban tidak kunjung pulang. Cucunya kemudian menyusul. Sekitar pukul 19.00 Wib, koran ditemukan tergeletak dan sudah meninggal dunia dengan luka bakar. Pada Senin (5/11) ini juga jenazah dimakamkan," jelasnya.

Kapolsek Pagelaran mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan memperhatikan cuaca yang sudah memasuki musim hujan yang kadang kala ekstrem. (tyo/inilampung.com)




BERITA LAINNYA

Terpopuler