{{ message }}

44 Klub Ikut Turnamen Bola Voli di Pringsewu

Senin, 12 Nopember 2018 - 09:38:55 AM | 1185 | Olahraga

44 Klub Ikut Turnamen Bola Voli di Pringsewu
H. Fauzi membuka open turnamen bola voli. (inilampung.com/tyo).

INILAMPUNG.COM - Wakil Bupati Pringsewu H. Fauzi mengharapkan olahraga bola voli dihidupkan lagi melalui berbagai event pertandingan. Baik untuk umum maupun pelajar mulai dari tingkat pekon/desa.

Diharapkan, dapat melahirkan atlet bola voli yang handal dan mengharumkan nama daerah di tingkat regional, nasional bahkan internasional, kata Fauzi.

H. Fauzi yang didamping istrinya, Hj.Rita Irviani Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu, mengharapkan hal itu ketika membuka Open Turnamen Bola Volly tingkat Kabupaten Pringsewu, di Lapangan One Piece, Pekon Bandung Baru, Kecamatan Adiluih, Minggu (11/11) sore. Diikuti 44 klub putra-putri, termasuk empat klub dari luar Kabupaten Pringsewu.

Menurut Fauzi, bola voli cukup digemari dan populer di masyarakat. Olah raga memiliki andil besar dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, cerdas, sehat, dan bermartabat.

Sudah sepatutnya pemerintah daerah memberikan perhatian kusus terhadap olahraga bola voli. Setidaknya untuk melestarikan dan bahkan meningkatkan minat masyarakat kita terhadap olahraga tersebut," ujarnya.

Pertandingan bola voli selain sebagai ajang mempererat persatuan dan kesatuan, juga dapat menjadi momen untuk menggelorakan semangat masyarakat berolahraga.

"Lebih penting lagi, bermuara pada munculnya bibit atlet berprestasi di bidang bola voli," kata Fauzi.

Sementara Ketua Panitia Aldi Ridho Pradestiawan menjelaskan, pertandingan diikuti 44 klub putra dan putri perwakilan sembilan kecamatan di Pringsewu. "Ada empat klub dari kabupaten tetangga," terangnya.

Pertandingan ini menggunakan sistem gugur dan diperkirakan berlangsung 15 hari. Panitia menyediakan piala dan uang pembinaan kepada para pemenang.

Sedang Ketua PBVSI Kabupaten Pringsewu Lasi Arianto mengharapkan turnamen ini menumbuhkan semangat kebersaman dan sportivitas.

Kejuaraan ini bukan semata untuk meraih juara, tetapi yang memberikan hiburan bagi masyarakat. "Ikutilah peraturan pertandingan yang telah ditetapkan dan patuhi keputusan wasit," harap Lasi Arianto. (tyo/inilampung.com).




BERITA LAINNYA

Terpopuler