{{ message }}

Wartawan Hilang, Arab Saudi Ancam Balas jika Ditekan Terus

Minggu, 14 Oktober 2018 - 10:29:31 AM | 233 | Internasional

Wartawan Hilang, Arab Saudi Ancam Balas jika Ditekan Terus
Wartawan hilang di Kedubs Arab Saudi

INILAMPUNG.COM - Arab Saudi menegaskan akan membalas sanksi ekonomi jika negara-negara lain terus menekan negara itu atas kasus wartawan yang hilang, Jamal Khashoggi. Demikian laporan kantor berita Arab Saudi, SPA, Minggu (14/10/2018).

Kantor berita mengutip sumber pemerintah yang tidak disebutkan namanya mengatakan, Kerajaan menolak ancaman dan upaya untuk melemahkannya, apakah dengan mengancam akan menjatuhkan sanksi ekonomi, menggunakan tekanan politik, atau mengulangi tuduhan palsu.

"Kerajaan juga menegaskan jika menerima tindakan apa pun, akan merespon dengan tindakan lebih besar. Ekonomi Kerajaan memiliki peran berpengaruh dan vital dalam ekonomi global."

Khashoggi, wartawan Washington Post dan kritikus di Riyadh hilang sejak 2 Oktober 2018 setelah memasuki konsulat Saudi di Istanbul, Turki.

Arab Saudi di bawah tekanan sejak kasus itu dengan negara-negara seperti Prancis, AS, dan Turki. Turki yakin jurnalis itu sengaja dibunuh di konsulat, tapi Saudi membantahnya.

Presiden AS Donald Trump memperingatkan sanksi berat bagi Saudi jika membunuh Khashoggi. Tapi, Trump mengatakan tidak ingin merugikan pekerjaan negaranya dengan menghentikan perdagangan senjata. (aja/inilampung.com)

 




BERITA LAINNYA

Terpopuler