{{ message }}

Sikap Pemerintah Tunda Kenaikan Harga BBM Bikin Bingung Rakyat

Kamis, 11 Oktober 2018 - 02:20:44 AM | 185 | Nasional

Sikap Pemerintah Tunda Kenaikan Harga BBM Bikin Bingung Rakyat
ilustrasi

INILAMPUNG.COM - Keputusan Presiden Joko Widodo membatalkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium, membuat bingung pengusaha dan rakyat. Sikap itu pula dinilai makin menjelaskan ketidakkonsistenan pemerintah.

"Ini dilema. Kalau BBM enggak naik, beban ekonomi kita berat. Tapi, kalau BBM naik, beban rakyat berat. Pilihan mana pun tidak enak. Tapi, jangan aturan sudah ditetapkan kemudian mendadak dibatalkan, kita jadi ragu pada kebijakan pemerintah," kata Ketua Bidang Kebijakan Publik Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Sutrisno Iwantono, dilansir dari Kumpara, Kamis (11/10/2018).

Sutrisno mengatakan, bagi pelaku dunia usaha yang terpenting bukan soal harga BBM naik atau tidak, tapi pemerintah menerapkan kebijakannya secara konsisten dan memberikan kepastian bagi semua pihak.

Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak menilai, keputusan Jokowi menunjukkan pemerintahan miskin koordinasi dan perencanaan.

“Pak Jokowi sebagai presiden di waktu yang tersisa tidak mengulangi terus-menerus kepemimpinan yang miskin perencanaan dan koordinasi seperti yang beliau tunjukkan selama ini,” katanya, Kamis (11/10).

Dahnil mengapresiasi juga keputusan penundaan kenaikan harga Premium, karena akan mendorong kenaikan harga dan pada akhirnya rakyat susah.

Pakar Komunikasi Politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, di PRFM menilai, kasus penundaan itu menjadi ciri Jokowi yang inkonsistensi. "Ini jadi ciri khas pemerintah Jokowi, persepsi publik bingung. Pemerintah ada dua kecenderungan mempertahankan elektabilitas atau mengurangi defisit," katanya. (aja/inilampung.com)




BERITA LAINNYA

Terpopuler