{{ message }}

Setelah Ngruput Kini Muncul Nggrudhug di Ambarawa

Minggu, 7 Oktober 2018 - 03:07:37 AM | 581 | Travelling

Setelah Ngruput Kini Muncul Nggrudhug di Ambarawa
Wabup Pringsewu H. Fauzi didampingi istrinya, Hj.Rita Irviani. (tyo/inilampung.com).

INILAMPUNG.COM - Pasar pagi yang menjual jajajan tradisional kembali muncul di Kabupaten Pringsewu. Lokasinya di dekat mata air Kerawang di Kecamatan Ambarawa. Diberi nama "Ngrudhug".

Pasar pagi Nggrudhug --diambil dari bahasa Jawa yang berarti mendatangi suatu tempat beramai-ramai-- pada Ahad, 7 Oktober 2018, diresmikan oleh Wakil Bupati Pringsewu H Fauzi.

Nggrudhug yang buka Minggu pagi, terinspirasi suksesnya Nggruput (Minggu Meruput) yang berlokasi di jalur dua Pemkab Pringsewu. Kedua pasar ini sama-sama menawarkan jajajan tradisional dan menjadi tempat berkumpul warga berolahraga pada Minggu pagi.

Wabup Fauzi didampingi istrinya yang juga Wakil Ketua TP-PKK Kabupaten Pringsewu Hj.Rita Irviani serta Camat Ambarawa Yuli Susapto, meresmikan Nggrudhug dengan pemotongan pita yang dipasang di sebuah panggung sederhana di atas sawah.

"Semoga sarana ini bisa berkembang seperti Nggruput yang makin populer," ujar Fauzi memberikan apresiasi terhadap warga yang mewujudkan Nggrudhug.

Sarana seperti Nggrudhug, selain sebagai menjadi tempat kongkow dan bersosialisasi, warga dapat berolahraga bersama keluarga sambil berwisata dan menikmati berbagai kuliner tradisional. "Artinya sambil berolah raga pagi, berkumpul, berdiskusi dengan sesama warga sambil menikmati jajanan dan makanan tradisional," ungkap Fauzi.

Dia berharap Nggrudhug ke depan semakin maju dan berkembang, serta bisa menjadi destinasi wisata baru di Kecamatan Ambarawa, seperti Nggruput.

"Agenda ini positif, sebab dapat menjadi sarana pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Pringsewu, khususnya di Kecamatan Ambarawa ini," imbuh Fauzi. (tyo/inilampung.com).



Terpopuler