{{ message }}

KPK Menemukan Uang Suap Walkot Pasuruan di Sejumlah Tempat

Minggu, 7 Oktober 2018 - 10:50:01 AM | 353 | Nasional

KPK Menemukan Uang Suap Walkot Pasuruan di Sejumlah Tempat
Wali Kota Pasuruan Setiyono (detik.com)

INILAMPUNG.Com -- Sejumlah uang pecahan rupiah ditemukan disejumlah tempat, menyusul OTT Walikota Pasuruan, Jawa Timur. Ada 8 lokasi digeledah KPK, Sabtu hingga Minggu (7/10/2018).

"Jumlah uangnya belum pasti, masih dihitung dan akan diinfokan nanti," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di Jakarta, Minggu (7/10/2018).

Delapan lokasi yang digeledah KPK antara lain 4 kantor di kompleks Pemda, 2 kediaman Wali Kota, 1 kantor Dinas Koperasi, dan 1 rumah seorang saksi. Penggeledahan dilakukan pada Sabtu (6/10) kemarin mulai pukul 09.00-18.00 WIB.

KPK menetapkan Walikota Pasuruan Setiyono sebagai tersangka dugaan suap proyek belanja modal gedung dan bangunan pengembangan Pusat Layanan Usaha Terpadu-Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (PLUT-KUMKM).

Bahkan, Dwi Fitri Nurcahyo selaku Plh Kadis PU Kota Pasuruan dan Wahyu Tri Hardianto selaku staf kelurahan Purutrejo, serta seorang dari pihak swasta sebagai pemberi suap atas nama Muhamad Baqir, juga ditetapkan tersangka.

KPK menduga ada proyek lain dalam kasus yang melibatkan Setiyono tersebut. Komitmen yang disepakati untuk walikota dari proyek PLUT-KUMKM ini adalah sebesar 10 persen dari nilai HPS (Harga Perkiraan Sendiri) yaitu sebesar Rp 2.297.464.000, ditambah 1 persen untuk Pokja. (IL2/inilampung.com)

 

 





BERITA LAINNYA

Terpopuler