{{ message }}

Hati-Hati, Buah Anggur Berformalin Beredar di Pasaran

Senin, 15 Oktober 2018 - 06:27:08 AM | 603 | Bisnis

Hati-Hati, Buah Anggur Berformalin Beredar di Pasaran
Tim gabungan Pemkab Pringsewu menemukan buah anggur formalin. (tyo/inilampung.com).

INILAMPUNG.COM - Hati-hati untuk penggemar buah anggur. Jangan buru-buru membeli meski pedagang menawarkan dengan harga lebih murah.

Tim Gabungan Pemkab Pringsewu menemukan anggur mengandung formalin yang dijual pedagang di di sekitar Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Reas Area Tugu Selamat Datang Pringsewu, di Pekon Wates Kecamatan Gadingrejo.

Para penjual anggur dadakan dengan cara amparan itu, menawarkan buah anggur lebih murah dari harga di pasar pada umumnya. Mereka berjualan sejak Sabtu, 13 Oktober 2018 siang dengan harga Rp40 ribu/Kg, sedang di pasar Rp60 ribu.


Harga murah itu yang ternyata membuat masyarakat curiga lalu melaporkan kepada Wakil Bupati Pringsewu H.Fauzi.

Fauzi lalu memerintahkan Satuan Polisi Pamong Praja dan Dinas terkait serta dibantu aparat Polsek Gadingrejo dan Polsek Pringsewu Kota pada Minggu (14/10) malam, agar segera mengambil tindakan.

Ternyata benar. Petugas saat melakukan inspeksi mendadak kepada para penjual anggur di sekitar Jalinbar Reas Area itu menemukan bukti jika anggur itu mengandung formalin.

Hasil itu berdasarkan pemeriksaan Laboraturium Dinas Kesehatan, dari tiga sampel anggur benar mengandung formalin dengan kadar yang berbeda kisaran 0,2 hingga 2 MG/L.

"Malam itu juga Kadis Kesehatan Pringsewu Purhadi langsung mengimbau para pedagang untuk menghentikan penjualan anggur yang berbahaya dikonsumsi manusia. Serta mengirim sampelnya ke Balai POM Provinsi di Bandarlampung,"kata Edi Sumber Pamungkas, Kepala Satuan Pol PP Pringsewu.

Dia menuturkan, berdasarkan pengakuan dari para pedagang itu, buah anggur itu diimpor dari Cina sebanyak 600 peti. "Setelah kami interogasi, mereka (para pedagang anggur dadakan) mengaku ke Pringsewu sengaja menjual anggur itu dengan membawa dua truk," jelas Kasat Pol PP Edi Sumber Pamungkas.

Di tempat terpisah Wakil Bupati Pringsewu H.Fauzi mengaku mendapatkan informasi tentang anggur berformalin dan langsung menugaskan Dinas Ketahanan Pangan Pringsewu bersama pihak terkait agar segera melakukan operasi pasar.

"Kami telah menugaskan Dinas terkait untuk mengambil langkah cepat dengan melakukan operasi pasar, kususnya terhadap buah anggur tersebut," tegas Fauzi. (tyo/inilampung.com).

 



Terpopuler