{{ message }}

Diduga Ulah Perusahaan, Warga Menggala Menderita

Jum'at, 14 September 2018 - 11:04:02 AM | 325 | Seni & Budaya

Diduga Ulah Perusahaan, Warga Menggala Menderita
ilustrasi

INILAMPUNG.COM - Warga Kabupaten Tulangbawang hampir sepekan ini tidak bisa menggunakan aliran Sungai Kali Miring di Kampung Bujungtenuk dan Kelurahan Menggala. Ribuan ikan juga di aliran sungai itu mati mendadak, warga takut mengonsumsinya.

Sudah ada sejumlah warga keracunan dan badan gatal-gatal setelah mengonsumsi ikan dari sungai itu. Dan nelayan yang paling merasakan nestapa, karena hilangnya sumber penghasilan.

Kepala Kampung Tiyuh Tohow, Kecamatan Menggala Antori menduga sungai tercemar akibat limbah perusahaan Bumi Waras yang berada di hulu sungai.


"Iya benar saya juga sudah mendapat informasi dari warga bahwa ada ribuan ikan mati di sungai. Kalau untuk penyebabnya saya juga kurang mengetahui. Tapi, kalau keterangan dari warga akibat limbah dari perusahaan Bumi Waras yang berada tepat di hulu," katanya, dilansir dari Lampost, Jumat (14/9/2018).

Antori minta pemerintah segera turun tangan, perusahaan juga bertanggungjawab atas kerugian masyarakat dan kerusakan lingkungan.

"Air tak bisa lagi digunakan warga untuk kebutuhan sehari-hari, nelayan pun kehilangan sumber pendapatannya," kata dia. (aja/inilampung.com)



Terpopuler