{{ message }}

Lomba Jalan Sehat Awali Semarak Pulaupisang III

Rabu, 8 Agustus 2018 - 09:42:09 AM | 298 | Travelling

Lomba Jalan Sehat Awali Semarak Pulaupisang III
Pembukaan Semarak Pulaupisang III Pesisir Barat. (inilampung.com/ist).

INILAMPUNG.COM - Lomba jalan sehat yang dikemas dalam Kebut Pulaupisang mengawali Semarak Pulaupisang III di Pulaupisang, Kabupaten Pesisir Barat, Provinvi Lampung, pada 7-9 Agustus 2018.

Jalan sehat diikuti ratusan pelajar dan warga setempat maupun maupun pengunjung itu berlangsung di Pekon Pasar Pulaupisang, Kecamatan Pulaupisang, Selasa, 7 Agustus 2018.

Bupati Agus Istiqlal melepas lomba, didampingi Wakil Bupati Erlina. Dihadiri Kapolres Lampung Barat (Lambar), AKBP Tri Suhartanto, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung yang juga mantan Pj Bupati Pesibar, Qudrotul Ikhwan.

Kepala Dinas Pariwisata Pesisir Barat Audi Marpi mengatakan Semarak Pulaupisang merupakan ajang promosi pariwisata yang diharapkan dapat memacu wisatawan berkunjung ke Pesisir Barat.

Banyak potensi wisata di Pulaupisang, selain pantainya yang bersih, juga banyak peninggalan sejarah yang bisa menjadi daya tarik wisatawan.

Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat terus berupaya melengkapi sarana dan prasarana yang diharapkan membuat Pulaupisang makin diminati wisatawa, aman dan nyaman dikunjungi, katanya.

Bupati Agus Istiqlal menyambut baik sukses Semarak Pulaupisang yang tahun ini digelar untuk yang ketiga. Kegiatan ini tidak hanya untuk mempromosikan wisata Pulaupisang, tetapi juga memperkenalkan kekayaan alam, wisata, dan budaya yang dimiliki Pesisir Barat.

Selain itu, Semarak Pulaupisang merupakan bagian dari upaya pemerintah menyediakan hiburan bagi masyarakat. Karena itu, kata Agus, kegiatan ini dan kegiatan serupa, harus melibatkan masyarakat agar seluruh komponen masyarakat merasa memiliki.

Pesisir Barat kaya dengan potensi alam maupun budaya. Jika dikemas dengan baik, tentu akan menarik wisatawan. Lebih penting lagi, kekayaan alam dan seni budaya Pesisir Barat akan lestari di tengah-tengah masyarakat.

Pesatnya perkembangan wisata, menurut Agus, bisa membawa dampak negatif. Karena wisatawan yang berkunjung ke daerah ini, juga membawa budaya mereka. "Budaya masyarakat Pesisir Barat harus tetap eksis, jangan sampai tenggelam oleh dominasi budaya asing," pesannya. (red/inilampung.com).



Terpopuler