{{ message }}

Kebakaran Hutan di Portugal dan Spanyol Sulit Dipadamkan

Kamis, 9 Agustus 2018 - 11:48:34 AM | 466 | Travelling

Kebakaran Hutan di Portugal dan Spanyol Sulit Dipadamkan
Kebakaran di Portugal (inilampung.com/ist)

INILAMPUNG.COM - Kobaran api di luar kendali di kawasan wisata Algarve, Portugal, diperkirakan tidak bisa padam selama berhari-hari, dan petugas pemadam kebakaran juga harus berjuang di bawah gelombang panas yang menyiksa. Kebakaran itu telah menghancurkan lebih dari 21.000 hektare.

Api menuju selatan dari perbukitan Monchique menuju pantai Algarve, dimulai pada 3 Agustus 2018. Meski ada upaya besar-besaran pemerintah mencegah pengulangan kebakaran mematikan seperti tahun lalu di mana 114 orang tewas. Api kini menyebar lebih dekat ke pantai dan kota Silves dan Portmao.

"Ini adalah operasi yang akan memakan waktu beberapa hari. Api sangat sulit padam karena suhu, kecepatan angin dan kelembaban udara. Kesempatan pemadam kebakaran terbatas dan hanya bisa fokus pada waktu malam dan fajar," kata Perdana Menteri Portugal, Antonio Costa, dikutip dari Reuters, Kamis (9/8/2018).

Para pemerhati lingkungan menuding kawasan hutan cepat terbakar karena terlalu banyak ditanami pohon eukaliptus, spesies asli Australia yang pertama kali diperkenalkan di Eropa pada akhir abad 18.

Pohon ini berkembang cepat di Portugal karena cepat tumbuh kemudian dan digunakan untuk reboisasi tapi menguras air rawa. Sekarang ini merupakan pohon paling umum di Portugal. Tapi, pohon minyak kayu putih sangat mudah terbakar, daun dan kulit kayu yang terbakar mudah terbawa oleh angin.

Di negara tetangga Spanyol, kebakaran besar di hutan Llutxent sekitar 80 kilometer selatan Valencia. Api memaksa 2.500 warga dievakuasi. (aja)



Terpopuler