{{ message }}

Pengunduran Diri Ketua Fraksi Golkar Ditolak

Selasa, 31 Juli 2018 - 11:38:22 AM | 621 | Politik

Pengunduran Diri Ketua Fraksi Golkar Ditolak
Tony Eka Candra dan Arinal Djunaidi. (inilampung.com/ist).

INILAMPUNG.COM - Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Arinal Djunaidi menolak penguduran diri Tony Eka Chandra dari jabatan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Lampung dan Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Lampung.

“Tidak ada pengunduran dalam waktu dekat. Kami (sedang) konsentrasi pemenangan pemilu legislatif dan pilpres. Nanti awal 2019 baru evaluasi,” ujar Arinal kepada media massa di Bandarlampung, Selasa, 31 Juli 2018.

Menurut Arinal, saat ini yang dibutuhkan adalah evaluasi untuk kerja pemenangan pemilu legislatif dan pemenangan Presiden Joko Widodo. “Evaluasi untuk lebih efektif kerja ke depan sehingga tidak ada kelemahan dan kekurangan tentang kerja untuk pemenangan pemilu legislatif dan pemenangan Presiden Jokowi. Jadi saya tegaskan tidak ada pengunduran diri,” jelasnya.

Arinal Djunaidi bersama Chusnunia (Nunik) baru saja memenangkan Pilkada Lampung Tahun 2018, merebut kursi Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung periode 2019 - 2024.

Sebelumnya, politisi senior Partai Golkar Provinsi Lampung Tony Eka Candra mengajukan pengunduran diri dari jabatannya sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Lampung dan Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Lampung.

Tony mengaku mengundurkan diri dua jabatan di DPRD Provinsi Lampung itu karena akan fokus sebagai Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Lampung Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu.

Posisi itu sekaligus menjadi Ketua Badan Pengendalian dan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Partai Golkar Provinsi Lampung yang bertanggung jawab terhadap Pemenangan Pemilu baik pilkada, pileg dan pilpres di Provinsi Lampung.

“Tugas dan pengabdian ini membutuhkan perhatian penuh, fokus, dan konsentrasi yang serius serta sungguh-sungguh. Karena itu, menghadapi Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019, saya mengajukan permohonan mengundurkan diri dari jabatan sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Lampung dan Sekretaris Komisi III DPRD Provinsi Lampung," ujar Tony kepada media, Minggu, 29 Juli 2018.

Politisi yang sudah mengabdi selama 36 tahun di Partai Golkar Lampung, ini selanjutnya menyerahkan keputusannya kepada Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, H. Arinal Djunaidi, apakah disetujui atau tidak pengunduran dirinya.

"Saya akan tunduk, patuh dan loyal kepada keputusan yang akan diambil oleh Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Bapak H. Arinal Djunaidi, disetujui atau tidak diri saya," ujar Tony.

Apabila permohonan pengunduran diri disetujui, dia menjelaskan, proses selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan rapat pleno pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Lampung untuk mencari pengganti posisi yang ditinggalkan Tony.

"Namun jika permohonan pengunduran diri saya tidak disetujui oleh ketua, saya akan tetap melanjutkan kewajiban dan pengabdian saya selaku Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Lampung dan Sekretaris Komisi III di DPRD Provinsi Lampung," jelas Tony.

Ketua Tim Kerja Pemenangan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Terpilih H. Arinal Djunaidi - Hj. Chusnunia, ini menepis isu bahwa pengunduran dirinya itu karena berselisih dengan Ketua Golkar Arinal Djunaidi.

Tony yang sudah bertugas enam periode di DPRD, lahir serta dibesarkan dari lingkungan keluarga besar TNI-Polri, ini menjelaskan bahwa isu tersebut tidak benar.

“Saya orang yang tegak lurus serta konsisten dalam perjuangan dan penegakan aturan. Saya sudah banyak makan asam garam kehidupan di bidang sosial dan politik, sehingga sulit bagi orang yang tidak suka melihat Partai Golkar berjaya di Lampung untuk memecah belah dan mengadu domba kami,” tegas Tony yang juga pengusaha angkutan dan Ketua Organda ini.

Tony menjelaskan, Partai Golkar Provinsi Lampung dalam Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019 memiliki target maksimal yang besar dalam meraih kemenangan.

Sebagai Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu (Korbid PP) sekaligus Bappilu DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, ia kembali menekankan, untuk meraih target tersebut dibutuhkan perhatian penuh, fokus, dan konsentrasi yang serius serta sungguh-sungguh.

Dalam Pemilihan Legislatif 2019 nanti, Ketua Golkar Arinal Djunaidi menargetkan, Golkar Lampung menargetkan memperoleh 4 kursi DPR-RI, 20 kursi DPRD Provinsi, dan menargetkan dua kali lipat perolehan kursi di DPRD kabupaten dan kota. Juga, memenangkan kembali Joko Widodo sebagai presiden. (*/red).




BERITA LAINNYA

Terpopuler