{{ message }}

Minyak Sawit Produk Nestle Dilarang Beredar di Melbourne

Selasa, 10 Juli 2018 - 12:19:23 PM | 697 | Bisnis

Minyak Sawit Produk Nestle Dilarang Beredar di Melbourne
Protes Greenpeace di kantor Nestle, beberapa waktu lalu (inilampung.com/ist)

INILAMPUNG.COM - Produk dari raksasa makanan dan minuman Nestlé, dilarang beredar di toko-toko dan penjual makanan di kebun binatang Melbourne dan Werribee, Australia. Kebun Binatang Victoria membuat keputusan iotu setelah Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) menghentikan keanggotaan Nestlé.

Perusahaan itu dinilai gagal menyerahkan laporan kemajuan tahun 2016, dan laporan tahun 2017 tidak memiliki jadwal untuk memproduksi atau membeli minyak sawit berkelanjutan bersertifikat.

“Nestlé diberi kesempatan menyelesaikan komunikasi tahunan laporan kemajuan untuk tahun 2017 melalui keterlibatan aktif. Tapi, menolak menyerahkannya," kata pernyataan dari RSPO, dikutip Selasa (10/7/2018).


Ini berarti Nestlé tidak lagi dapat mengklaim sebagai anggota RSPO atau produknya mengandung minyak sawit berkelanjutan bersertifikat.

Juru bicara Nestlé mengatakan, perusahaan "kecewa" dengan penangguhan dan pelarangan Kebun Binatang Victoria.

Direktur konservasi dan satwa liar, Rachel Lowry, mengatakan, sikap kebun binatang itu jelas. “Satu-satunya minyak sawit yang kami jual adalah dari perusahaan yang hanya menggunakan 100% minyak sawit berkelanjutan bersertifikasi melalui RSPO,” katanya.

Sebuah analisis diterbitkan bulan Juni Uni Internasional untuk Pelestarian Alam menemukan minyak sawit merusak keanekaragaman hayati global, mempengaruhi 193 spesies yang terancam. (aja)



Terpopuler