{{ message }}

Penderita Kanker Payudara Tak Perlu Lagi Kemoterapi

Senin, 4 Juni 2018 - 12:43:10 PM | 555 | Sex & Kesehatan

Penderita Kanker Payudara Tak Perlu Lagi Kemoterapi
Ilustrasi

INILAMPUNG.COM - Sebagian besar wanita penderita kanker payudara tahap awal diklaim dapat diobati tanpa harus kemoterapi. Penelitian ini yang terbesar yang pernah dilakukan pengobatan kanker payudara, dan hasilnya diharapkan dapat menghemat hingga 70.000 pasien per tahun di Amerika Serikat dan banyak lagi di tempat lain.

"Dampaknya luar biasa," kata pemimpin studi, Dr. Joseph Sparano dari Montefiore Medical Center, New York.

"Sebagian besar wanita dalam situasi ini tidak memerlukan perawatan di luar operasi dan terapi hormon, dan sisanya tidak menerima kemoterapi,” kata dia, dikutip Time, Senin (4/6/2018).


Studi itu diterbitkan New England Journal of Medicine.

Perawatan kanker telah berkembang jauh dari kemoterapi. Saat kemo digunakan seperti sekarang, kerap untuk periode yang lebih pendek atau dosis lebih rendah daripada sebelumnya.

Sebagai contoh, penelitian lain menemukan obat imunoterapi Merck Keytruda bekerja lebih baik daripada kemo sebagai pengobatan awal untuk penderita kanker paru dan dengan efek samping jauh lebih sedikit.

Studi kanker payudara berfokus pada kasus-kasus di mana nilai kemo semakin diragukan: wanita dengan penyakit stadium awal yang belum menyebar ke kelenjar getah bening, adalah hormon-positif (yang berarti pertumbuhannya dipicu oleh estrogen atau progesteron) dan bukan jenis obat Herceptin.

Perawatan yang biasa dilakukan adalah operasi diikuti pemberian obat penghambat hormon. Tapi, banyak wanita didesak tetap dikemoterapi untuk membantu membunuh sel kanker yang terserang. (aja)



Terpopuler