{{ message }}

Penumpang Lion Air Informasikan Ada Bom

Minggu, 6 Mei 2018 - 12:13:31 PM | 1446 | Travelling

Penumpang Lion Air Informasikan Ada Bom
Pesawat Lion Air. (inilampung.com/ist).

INILAMPUNG.COM - Penerbangan Lios Air rute Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan tujuan Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu, 5 Mei 2018 ditunda hingga sekitar satu setengah.

Pesawat Boeing 737-900ER Lion Air yang dijadwalkan terbang pada pukul 17.35 WITA, akhirnya ditunda pada pukul 18.55 WITA dan telah mendarat di Juanda pada 19.30 WIB.

Dalam siaran pers yang diterima inilampung.com disebutkan, penundaan penerbangan itu karena penumpang wanita berinisial ST menginformasikan ada bom dalam barang bawaan penumpang.

Kejadian itu berlangsung ketika proses masuk ke pesawat (boarding). Kepada salah satu awak kabin Lion Air, ST mengaku ada bom dalam barang bawaan saat akan dimasukkan ke kompartemen kabin.

Untuk alasan keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan, menurut Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, pilot beserta seluruh kru berkoordinasi dalam menjalankan tindakan menurut standar penanganan ancaman bom.

"Kemudian dilakukan pengecekan ulang (screening) pada pesawat, 207 penumpang dewasa, tiga anak-anak dan empat bayi, semua barang bawaan serta kargo," katanya.

Kru pesawat, petugas layanan di darat (ground handling) dan petugas keamanan bandar udara (aviation security/avsec), kata dia, bekerja sama melakukan pemeriksaan. "Hasilnya tidak ditemukan barang bukti berupa bom dan benda lain yang mencurigakan," dia menjelaskan.

Sementara penumpang yang menyebarkan informasi bohong, ST, diserahkan kepada Avsec Angkasa Pura I Cabang Makassar, otoritas bandar udara, beserta pihak berwenang guna menjalani pengamanan dan proses penyelidikan lebih lanjut.

Mengacu pada Pasal 437 UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan (UU Penerbangan), semua yang terkait informasi bom baik sungguhan atau bohong akan diproses dan ada sanksi tegas oleh pihak berwajib.

Menurut dia, kejadian itu berpotensi menyebabkan delay pada rute dari Surabaya ke Makassar dan Bandar Udara Mutiara Sis Al-Jufri, Palu, Sulawesi Tengah (PLW). Lion Air akan meminimalisir dampak yang timbul, agar jaringan penerbangan lainnya tidak terganggu.

Danang mengimbau seluruh pelanggan dan masyarakat untuk tidak menyampaikan informasi palsu, bergurau, atau mengaku bawa bom di bandar udara dan di pesawat.

"Lion Air Group menghimbau kepada media, pelanggan dan masyarakat, untuk mengetahui perkembangan berikutnya hanya mengacu pada informasi yang diberikan secara resmi oleh Lion Air," katanya. (*/ilc-1).




Terpopuler