{{ message }}

Mustafa Terancam Hukuman 1 sampai 5 Tahun Penjara

Senin, 14 Mei 2018 - 08:27:00 AM | 789 | Hukum

Mustafa Terancam Hukuman 1 sampai 5 Tahun Penjara

 

INILAMPUNG.COM - Bupati Lampung Tengah nonaktif, Mustafa, menghadapi ancaman hukuman minimal satu tahun dan maksimal lima tahun penjara. Juga denda Rp50 juta dan paling banyak Rp250 juta.

Ancaman itu disampaikan Ketua Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri, saat sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (14/5/2018).

Mustafa didakwa menyuap anggota DPRD Lampung Tengah sebesar Rp9,695 miliar untuk mendapatkan persetujuan pinjaman daerah dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) Rp300 miliar.

Ali mengatakan, Mustafa didakwa pasal 5 ayat (1) huruf a UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Pasal itu mengatur orang yang memberi sesuatu kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dengan maksud supaya pegawai negeri atau penyelenggara negara berbuat atau tidak berbuat sesuatu dalam jabatannya, yang bertentangan dengan kewajibannya.

Ali menjelaskan, Mustafa selaku bupati Lampung Tengah bersama-sama dengan Taufik Rahman, Kepala Dinas Bina Marga Lampung Tengah, memberi sesuatu sebesar Rp9,695 miliar kepada sejumlah anggota DPRD setempat.

Ia mengatakan, Mustafa menyuruh Taufik mengumpulkan uang dengan cara menghubungi para rekanan yang akan mengerjakan proyek tahun 2018.

Alhasil, rekanan bernama Simon memberikan Rp7,5 miliar dengan imbalan dua proyek bernilai Rp67 miliar. Budi, rekanan lainnya memberikan kontribusi Rp5 miliar dengan imbalan satu paket proyek senilai Rp40 miliar.

Mustafa tidak mengajukan keberatan atas tuntutan tersebut. Sidang akan dilanjutkan pada 17 Mei 2018. (aja)




BERITA LAINNYA

Terpopuler