{{ message }}

Bahan Interior Pesawat Direncanakan dari Serat Alami

Rabu, 2 Mei 2018 - 01:08:54 AM | 285 | Travelling

Bahan Interior Pesawat Direncanakan dari Serat Alami

 

INILAMPUNG.COM - Hampir semua pesawat modern terbuat dari aluminium dan serat karbon atau komposit fiberglass. Tampaknya belum ada alternatif penggantinya untuk struktur utama pesawat terbang itu.

Tapi, bagaimana dengan struktur sekunder atau interior pesawat yang tidak perlu bahan sekuat itu?

Jens Bachmann, koordinator proyek ECO-COMPASS, mengatakan, bahan sangat ringan dengan permukaan fiberglas diharapkan dapat diganti dengan serat alami dari tanaman rami.

Serat alami lebih ringan dari serat karbon. Membutuhkan lebih sedikit energi untuk memproduksinya, tidak bergantung non-energi terbarukan, dan lebih baik dalam mengurangi kebisingan.

Para ilmuwan proyek penelitian Eropa-Cina mencoba menggunakan keunggulan ini. Mereka merancang komposit eco-efisien berdasarkan serat rami, serat karbon daur ulang, dan resin berbasis bio.

"Kualitas paling penting yang ingin kami tingkatkan dalam bahan-bahan ini persoalan bahan mudah terbakar," kata Bachmann, dikutip dari Euronews, Rabu (2/5/2018). 

"Kami juga ingin mengubah karakteristik mekanis dengan meningkatkan daya rekat serat dan resin. Kami berusaha memastikan bahan-bahan baru lebih ringan daripada yang ada sekarang."

Di Laboratorium INEGI, Porto, Portugal, sampel bahan bio-source yang baru diproduksi dipelajari menyeluruh untuk memahami perilaku dalam kondisi penerbangan. Sistem uji ini menunjukkan bidang deformasi sampel di bawah beban tarik.

Berdasarkan pengetahuan ini, para peneliti mensimulasikan kondisi pemuatan kompleks berbagai elemen pesawat dalam model komputer sebelum mencoba di pesawat.

Jacques Cinquin, ahli senior material komposit Airbus mengatakan, aktivitas penelitian utama yang telah dilakukan pada bahan ini adalah tahan api.

Mengganti semua komposit pesawat dengan sesuatu lebih eko-efisien menjadi tujuan masa depan. Tapi, tujuan lainnya memodifikasi beberapa komponen alami yang dapat menghasilkan bahan kompetitif baru yang bisa lepas landas dalam beberapa dekade mendatang. (aja)

 



Terpopuler