{{ message }}

Aparat Pekon di Lampung Barat Diisi Satu Keluarga

Rabu, 16 Mei 2018 - 10:46:06 AM | 388 | Politik

Aparat Pekon di Lampung Barat Diisi Satu Keluarga
Iklan mobil satu keluarga (ilustrasi/inilampung.com/ist)

INILAMPUNG.COM - Iklan sebuah mobil pernah tenar hingga dijadikan parodi kolusi dan nepotisme. Iklan itu menggambarkan mobil keluarga karena bisa menampung ayah, ibu, anak, bahkan sampai nenek, kakek, dan saudara lainnya. Ironi iklan itu tak pernah pudar, kali ini terjadi di Pekon Ringin Sari, Kecamatan Bandar Negeri Suoh (BNS), Kabupaten Lampung Barat.

Warga Ringin Sari mengkritik satu keluarga menguasai jabatan di pekon tersebut. Kepala peratin menunjuk anak, adik kandung, dan saudara-saudaranya menjadi aparat pekon.

Camat BNS Haiza Rinsa kaget mendapat laporan warga seperti itu, karena sebelumnya ia diberi salinan struktur aparat pekon dari kepala peratin tidak ada yang ganjil.

"Kalau ada anak kandung dan saudaranya menjabat aparat pekon berarti tidak sah, karena kami sama sekali belum pernah memverifikasi berkasnya," katanya, Rabu (16/5/2018).

Haiza minta kepala peratin membatalkan penunjukan aparat pekon seperti itu. Jika tidak, kecamatan tidak akan mengakuinya. "Kami tidak bertanggung jawab kalau tidak diindahkan," ujarnya.

Games Simanjuntak, Kasi Pemerintahan Pekon Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pekon (DPMP) Lampung Barat menegaskan, penunjukan itu melanggar aturan karena aturan melarang keras aparat pekon dijabat satu keluarga.

Ia merujuk Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Pasal 48. Selain itu, Perarutan Daerah Nomor 4 Tahun 2015.

"Jika proses perekrutan tidak melalui camat, berarti surat tugas melanggar aturan dan bisa diproses hukum," katanya. (aja)




BERITA LAINNYA

Terpopuler