{{ message }}

Pengusaha Sesuka Hati Buka Tambak Udang di TNBBS

Jum'at, 27 April 2018 - 02:20:49 AM | 202 | Seni & Budaya

Pengusaha Sesuka Hati Buka Tambak Udang di TNBBS
Pembukaan areal tambak udang di TNBSS (inilampung.com/ist)

INILAMPUNG.COM - Sebuah perusahaan tidak memiliki izin lingkungan, membuka tambak udang seluas 30 hektare di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Pesisir Barat. Tepatnya di Desa Way Haru, Kecamatan Bengkunat.

Polda Lampung telah menyelidikinya, dan ditemukan pelanggaran izin. Perusahaan juga belum memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), dan diduga melanggar tata ruang daerah.

Hal itu dikatakan William dari LSM Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC), melalui rilisnya, Jumat (27/4/2018).


Temuan, kata dia, sudah dilaporkan juga kepada Balai Besar Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (BBTNBBS) dan Polda Lampung. Pembukaan areal itu berpotensi merusak kawasan konservasi hutan dan cagar alam laut di sekitar wilayah itu.

William mengatakan, pihaknya juga menemukan aktivitas ilegal di bagian utara kawasan kolaborasi seperti jerat, bekas cacaran, kebun dalam kawasan, dan kemah pemburu yang masih aktif.

"Kamp yang ditinggalkan pemburu ditemukan alat komunikasi dan barang bukti foto pemburu," ujarnya.

Tim patroli, katanya, menemukan banyak jerat aktif di wilayah utara TNBB TWNC terutama di sekitar desa enklave Way Haru. Jerat digunakan untuk menangkap satwa langka seperti rusa, harimau, dan badak.

Dikatakannya, pengrusakan kawasan TNBBS juga berupa pembukaan dan pelebaran jalan permanen antara Way Haru-Way Heni.

"Temuan ini mengindikasikan makin banyak orang bebas keluar masuk kawasan konservasi. Jika dibiarkan dikhawatirkan mengancam populasi satwa terutama satwa langka di dalam kawasan," kata William. (aja)



Terpopuler