{{ message }}

Pengelolaan Bumi Dipasena Diserahkan kepada Swasta

Jum'at, 13 April 2018 - 02:25:07 AM | 406 | Bisnis

Pengelolaan Bumi Dipasena Diserahkan kepada Swasta
Kawasan tambak udang Dipasena (inilampung.com/ist)

INILAMPUNG.COM - Berbagai pihak mendukung penuh rekomendasi Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) menjadikan kawasan industri udang di Bumi Dipasena, Kabupaten Tulangbawang, menjadi proyek strategis nasional.

KEIN akan meminta Presiden Joko Widodo menjadikan kawasan itu ditangani langsung di bawah presiden.

Dipasen hancur setelah akibat berbagai faktor pada tahun 2000. Saat masa kejayaan du tahun 1985-1998, menghasilkan 2.000 ton udang per bulan, dan mengekspor 20.000 ton per tahun. Juga menghasilkan devisa 300 juta dolar AS per tahun.


Mantan Menteri Pertanian Bungaran Saragih, di Jakarta, Jumat (13/4/2018), mengingatkan,
pengelolaan pertambakan udang terbesar di dunia itu harus murni bisnis, berkelanjutan, dan ditangani swasta.

"Kalau pemerintah mau intervensi sebaiknya hanya dalam investasi infrastrukur," katanya.

Bungaran menambahkan, model pengelolaan yang diterapkan Sjamsul Nursalim di Dipasena sudah tepat. Sjamsul berhasil menjalankan agribisnis berkelanjutan. (aja)



Terpopuler