{{ message }}

Mahasiswa STMIK Pringsewu Berbagi Nasi Bungkus

Jum'at, 13 April 2018 - 05:56:09 AM | 147 | Pendidikan

Mahasiswa STMIK Pringsewu Berbagi Nasi Bungkus
BEM STMIK Pringsewu gelar bakti sosial berbagi nasi bungkus. (inilampung.com/tyo).

INILAMPUNG.COM - Badan Eksekutif Mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatikan dan Komputer (BEM STMIK) Pringsewu melakukan aksi sosial berbagi nasi bungkus kepada warga di sekitar Pasar Induk Pringsewu dan Pasar Pagi Kelurahan Fajaresuk.

Aksi yang berlangsung pada Jum'at (13/4) yang dilakukan UKM STMIK Pringsewu, itu membagikan sekitar 100 nasi bungkus kepada para tukang becak, parkir, pemulung, petugas kebersihan pasar, pengojek juga pedagang amparan.

Presiden BEM STMIK Pringsewu Prianti menuturkan, untuk bersedekah tidak harus menunggu waktu lama atau kaya dulu. Namun dalam kondisi dan keadaan apapun harus memiliki kesempatan untuk bersedekah. "Justru di saat sempit jika bersedekah makan akan menjadi lapang," ujarnya.


Dia menilai, persepsi yang perlu diperbaiki tentang anggaapan akan berbagi atau beramal setelah berpunya. "Justru amal kita yang akan memudahkan rezeki," kata Prianti.

Prianti mengatakan, BEM STMIK melalui UKM STMIK Pringsewu mencoba untuk melakukan peduli sosial dan semoga terus berkelanjutan melakukan kegiatan kemanusiaan yang lebih kreatif dan bermanfaat.

Sementara Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan Nur Aminudin mengapresiasi dan bangga kepada mahasiswa STMIK Pringsewu yang mau terlibat dalam kegiatan sosial berbagi nasi bungkus.

Menurutnya, organisasi kemahasiswaan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan minat bakatnya, belajar bekerja sama dalam menyelenggarakan sebuah even, melatih jiwa kepemimpinan, dan melakukan hal yang bermanfaat bagi masyarakat. Termasuk peduli dengan permasalahan sosial.

Nur Aminudin menambahkan, menjadi mahasiswa berprestasi di bidang akademis memang sesuatu yang amat dibanggakan oleh mahasiswa. Namun jangan lupa bahwa berprestasi itu bisa dilakukan di luar perkuliahan, seperti peduli terhadap isu-isu sosial yang ada di sekitarnya.

"Mungkin bantuan yang diberikan tidak begitu bernilai bagi kita, namun kita tidak pernah tau seperti apa manfaat bantuan yang telah kita berikan bagi orang lain yang membutuhkan. Sedikit bantuan kecil dari kita, akan sangat berarti dan besar manfaatnya bagi mereka yang membutuhkan," imbunnya. (tyo).



Terpopuler