{{ message }}

Jelang Panen Tebu, Warga Way Kanan Ketiban Masalah

Jum'at, 13 April 2018 - 08:05:55 AM | 392 | Hukum

Jelang Panen Tebu, Warga Way Kanan Ketiban Masalah
Pembakaran lahan perkebunan tebu di Way Kanan (inilampung.com/f: ali s)

INILAMPUNG.COM - Warga di Kecamatan Pakuan Ratu, Negara Batin, dan Negeri Besar, Kabupaten Way Kanan, menjelang musim panen tebu, bukannya mendapat berkah justru ketiban masalah.

Perusahaan perkebunan tebu, PT Pemuka Sakti Manis Indah (PSMI) dan PT Bumi Madu Mandiri (BMM), yang dekat dengan wilayah mereka, melakukan pembakaran lahan. Akibatnya, polusi menyebar ke tiga wilayah itu, hingga menyebabkan warga batuk, dan inspeksi saluran pernafasan.

Anggota KNPI kecamatan setempat, Ali Sodikin, dikutip dari akun Facebooknya, Jumat (13/4/2018), menyesalkan tindakan perusahaan besar tersebut. Ia khawatir selama enam bulan ke depan warga di tiga kecamatan akan menghirup udara yang tercemar.

"Dulu acara gerebek sampah di kabupaten Way Kanan tak boleh dibakar, padahal dengan kapasitas kecil, sekarang tebu ribuan hektar yang dibakar, miris sekali hukum di negara ini," tulis Ali.

Ali mengatakan, pembakaran tebu saat hendak panen berakibat buruk bagi kesehatan masyarakat di sekitar perusahaan. Asap itu mengakibatkan pencemaran udara.

"Akibat pembakaran PT PSMI beberapa kampung acap kali mengalami padat asap. Di Divisi II yang kena asap, Kampung Palangas, pada Divisi I itu Kampung Kotajawa, Bumi Sakti, dan Sandora, sedangkan Divisi Negara Batin, Kampung Neba dan Tiuh Baru. Ini jika terus dibiarkan akan sangat buruk akibatnya," katanya, seperti dikutip dari Ekstranews, Jumat (13/4/2018). (aja)




BERITA LAINNYA

Terpopuler