{{ message }}

Ini Makanan Mengandung Probiotik untuk Kesehatan Usus

Jum'at, 13 April 2018 - 10:03:07 AM | 943 | Sex & Kesehatan

Ini Makanan Mengandung Probiotik untuk Kesehatan Usus

 

INILAMPUNG.COM - Salah satu bagian terpenting dari tubuh kita yang berhubungan dengan kesehatan adalah mikrobi. Ini adalah triliunan bakteri yang hidup di usus. Keberadaan bakteri ini berhubungan dengan banyak hal kesehatan kita, seperti berat badan, asma hingga jerawat.

Beberapa bakteri di usus baik untuk kesehatan, sementara strain lain bisa meningkatkan risiko penyakit.

Banyak jenis makanan yang mengandung nutrisi tinggi seperti serat, memberi makan mikroba usus supaya sehat. Mikroba tersebut menghasilkan asam lemak rantai pendek, diserap ke dalam aliran darah dan akan mengurangi peradangan sambil memperkuat sistem kekebalan tubuh.


Makanan ini juga mengandung pro-atau prebiotik, yang membantu keragaman bakteri usus. Probiotik adalah bakteri yang sangat mirip dengan koloni bakteri yang ada di usus kita.

Berikut beberapa makanan yang banyak mengandung probiotik dan bisa menyehatkan tubuh Anda, seperti dikutip dari Time, Jumat (13/4/2018):

1. Tempe

Tempe adalah protein yang terbuat dari kacang kedelai. Bisa dikonsumsi dengan cara ditambahkan ke tumisan kentang dengan sayuran dan biji-bijian yang sehat seperti beras merah.

Mengapa tempa baik untuk Anda? Senyawa dalam makanan ini memiliki efek anti-peradangan bahkan anti-tumor. Tempe juga berfungsi membantu lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda yang sehat.

3. Kol parut
Makanan ini berasal dari abad ke-4 SM, difermentasi dengan bakteri asam laktat, yang baik untuk menjaga keseimbangan sistem pencernaan. Anda juga mendapatkan serat dan senyawa yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

4. Yogurt

Yoghurt secara alami mengandung banyak probiotik yang memperkuat saluran pencernaan. Beberapa yogurt Yunani juga menawarkan probiotik tambahan seperti Lactobacillus acidophilus dan Lactobacillus casei yang dapat membantu meningkatkan bakteri di usus.

5. Acar

6. Cuka sari apel

Asam asetat dalam cuka membantu pencernaan. Studi tahun 2009 menghubungkan konsumsi cuka sari apel biasa dengan penurunan berat badan. Asam dapat mengaktifkan metabolisme lemak dan membantu menjaga kadar gula darah normal. Para ahli merekomendasikan menjaga asupan total per hari pada atau di bawah empat sendok makan. (aja)



Terpopuler