{{ message }}

Arinal Janjikan Kredit Usaha Tani Rp20 Juta

Jum'at, 13 April 2018 - 06:38:17 AM | 202 | Pilkada

Arinal Janjikan Kredit Usaha Tani Rp20 Juta
Cagub Lampung Arinal Djunaidi di Jatiindah, Tanjungbintang, Lampung Selatan. (inilampung.com/ist).

INILAMPUNG.COM - Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Arinal Djunaidi-Chusnunia berjanji membangun pertanian sekaligus menyejahterakan petani dan keluarganya.

Arinal menyebutkan dua program kerja untuk membangun pertanian di daerah ini yang akan dilakukan saat memipin Provinsi Lampung. Yaitu, Kartu Petani Berjaya dan kredit usaha tani Rp20 juta.

Saat kampanye di Desa Jatiindah, Tanjungbintang, Lampung Selatan, Jumat, 13 April 2018, Arinal menjelaskan, Kartu Pertani Berjaya akan memberikan jaminan ketersediaan pupuk, bibit, dan harga jual hasil panen yang menguntungkan.

“Kami juga akan meningkatkan disiplin para penyuluh sehingga petani dapat mengasai teknologi pertanian dan menerapkannya dengan baik. Seingga produktivitas produk pertanian tinggi, kualitasnya pun bagus," katanya. Progam ini juga memberikan bea siswa untuk anak petani yang lolos ke perguruan tinggi di fakultas pertanian.

Sementara tentang kredit usaha tani Rp20 juta, kata dia, untuk membantu petani melakukan usaha lain, seperti peternakan atau perikanan. Seperti ternak ayam, bebek, dan sapi. "Sehingga penghasilan bapak-ibu bertambah dan bisa menabung," katanya.

Arinal mengajak masyarakat Lampung untuk berani keluar dari kemiskinan. “Kita harus punya keberanian dan tekad, harus keluar dari kemiskinan. Lampung nomor tujuh nasional penghasil padi, ketiga penghasil jagung. Provinsi lain ngambil dari kita, tapi mengapa petani di Lampung masih banyak yang kesulitan. Itulah yang mendorong saya membuat Kartu Petani Berjaya,” ujarnya.

Syaratnya, lanjut Arinal, petani harus punya lahan. “Orangnya baik benar-benar usaha tani. Kita harus perangi kemiskinan bersama-sama," katanya.

Hal lain yang akan dilakukan saat memimpin Lampung, kata dia, memperbaiki infrastruktur terutama jalan yang kondisinya banyak yang rusak. "Jalan-jalan mulus, ongkos angkut hasil pertanian menjadi lebih efisien," katanya.

Semua orang menyatakan jalan di Lampung buruk. "Saya janji, nanti diperbaiki semua. Gak ada lagi yang namanya jalan baru enam bulan dibangun sudah rusak,” terangnya. (rls).



Terpopuler