{{ message }}

Stephen Hawking, Ahli Fisika Meninggal di Usia 76

Rabu, 14 Maret 2018 - 01:44:11 AM | 369 | Pendidikan

Stephen Hawking, Ahli Fisika Meninggal di Usia 76

 

INILAMPUNG.COM - Stephen Hawking, salah satu ahli fisika terkemuka di dunia, meninggal dalam usia 76 tahun. Penyebab kematian belum dijelaskan. Keluarganya mengumumkan kematiannya melalui pernyataan pada Rabu (13/3/2018) dini hari.

Di sampul Oxford Dictionary of Scientists, Hawking muncul bersama Einstein dan Madame Curie, sebagai penghargaan atas keilmuannya.

Selama beberapa dekade, Hawking hidup di kursi roda karena sklerosis lateral amyotrophic, atau penyakit Lou Gehrig. Penyakit neurologis yang memborgol gerakan. Dia hanya bisa berkomunikasi via speech synthesizer.


Hawking dikenal sebagai pengarang "A Brief History of Time", buku terlaris tahun 1988 yang pertama kali membawa astrofisika modern ke dalam pemahaman populer. Komentarnya tentang lubang hitam dan fenomena fisika lainnya sering dicatat di surat kabar.

Bukunya The Grand Design, ditulis bersama Caltech's Leonard Mlodinow, kembali menarik pembaca, dan juga kontroversi, dengan klaim bahwa kosmologi menunjukkan Tuhan tidak perlu menciptakan alam semesta.

"Citra publiknya tidak mungkin terjadi tanpa media. Dengan partisipasinya, media membentuknya," tulis profesor penulisan ilmu pengetahuan Universitas Amerika, Declan Fahy, dalam Columbia Journalism Review, saat ulang tahun ke-70 Hawking di tahun 2012.

Popularitas Hawking bertumpu pada pencapaian memahami lubang hitam dan asal usul alam semesta. Fahy mencatat, dimulai sebuah makalah tahun 1974 berjudul "Ledakan Lubang Hitam" yang dipublikasikan di jurnal Nature.

"Radiasi Hawking," misalnya, emisi panas dari lubang hitam, sekarang diterima sebagai konsep fundamental dalam fisika, yang memecahkan teka-teki tentang bintang-bintang meledak dapat eksis. Dan secara teoritis didamaikan dengan pemahaman energi konvensional.

Dia menunjukkan bahwa lubang hitam berfungsi sebagai laboratorium kosmik untuk memilah teori gravitasi Einstein dengan teori "kuantum" tentang kekuatan elektromagnetik dan nuklir yang telah membagi fisika selama beberapa dekade. (aja)

 



Terpopuler